RETORIKABANUA.ID, BALANGAN – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten pada Senin (30/3/2026). Agenda besar ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2027. Oleh karena itu, keterlibatan legislatif dalam forum ini bertujuan untuk memastikan setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat luas.
Dalam forum strategis tersebut, Saiful Arif Musrenbang Balangan menekankan peran penting DPRD dalam fungsi pengawasan. Sebab, setiap program yang telah direncanakan tidak hanya dituntut untuk terlaksana secara administratif saja. Namun, hasil dari pembangunan tersebut harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga Bumi Sanggam. Terkait kualitas program tersebut, ia menegaskan secara utuh:
“Program yang disusun harus mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Musrenbang sebagai Ruang Partisipasi Publik
Selanjutnya, Saiful menilai bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting untuk menampung aspirasi dari bawah. Sebab, melalui ruang partisipatif ini, pemerintah dapat mendengar langsung keluhan dan masukan dari berbagai lapisan masyarakat. Oleh sebab itu, perencanaan pembangunan yang dihasilkan nantinya akan menjadi lebih akurat karena berbasis pada fakta di lapangan.
Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan porsi perhatian lebih pada sektor-sektor yang sangat mendesak. Misalnya, pembangunan infrastruktur desa, peningkatan mutu pendidikan, hingga layanan kesehatan yang merata. Meskipun demikian, penguatan ekonomi masyarakat kecil juga tidak boleh luput dari perhatian dalam draf RKPD 2027 mendatang.
Sinergi untuk Pembangunan yang Inklusif
Kemudian, Musrenbang ini turut dihadiri oleh berbagai unsur mulai dari tokoh masyarakat hingga organisasi kepemudaan. Oleh karena itu, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan demikian, arah kebijakan Kabupaten Balangan diharapkan dapat menjadi lebih terarah dan inklusif bagi semua golongan.
Akhirnya, Saiful Arif berharap agar hasil kesepakatan dalam forum ini segera ditindaklanjuti secara teknis oleh setiap SKPD. Sebab, dokumen perencanaan yang baik adalah dokumen yang mampu menjawab tantangan zaman di masa depan. Oleh sebab itu, DPRD akan terus mengawal proses ini hingga tahap pengesahan anggaran nanti agar tetap konsisten dengan aspirasi rakyat yang telah disampaikan.


