KALSELPANGANPENDIDIKANPOLITIKTANAH BUMBU

Safari TKD Ganjar – Mahfud Kalsel, Mulai Pupuk, Pendidikan, Hingga Kartu Sakti

513

Tanah Bumbu – Masyarakat beberapa desa di Kabupaten Tanah Bumbu menginginkan mudah mendapatkan pupuk bersubsidi untuk pertanian, perkebunan sawit dan karet. Utamanya bagi mereka yang punya lahan di bawah 2 hektare.

Aspirasi itu mengemuka saat safari Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kalsel Ganjar Pranowo – Mahfud MD kampanye di wilayah Tanbu, dalam beberapa hari terakhir.

Seperti diungkapkan Wakil Ketua TPD Kalsel Ganjar – Mahfud, M Syaripuddin, dialog – dialog yang berlangsung selama safari ke daerah, soal pupuk menjadi salah satu isu mengemuka.

“Warga dari Kecamatan Karang Bintang dan Satui, menginginkan pupuk untuk lahan pertanian, kelapa sawit, dan karet mudah didapatkan. Terutama yang bersubsidi,” kata pria akrab disapa Bang Dhin, Senin (11/12).

Selain itu, masyarakat berharap agar harga kebutuhan pokok terjangkau dan pasokannya stabil. Sebab, kenaikan harga biasanya terjadi karena ketersediaan di pasar minim, bahkan langka.

Masalah lain yang diinginkan warga jika Ganjar – Mahfud memenangi kontestasi Capres-Cawapres 2024, adalah pendidikan.

“Mereka mau pendidikan gratis 12 tahun. Gratis yang sebenar-benarnya. Sehingga tak membebani orang tua siswa,” tuturnya.

Begitu pun terhadap kesehatan. Pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar maksimal, tanpa membeda-bedakan status sosial dan pekerjaan.

Menariknya, warga di Tanah Bumbu merespons positif program KTP Sakti yang diusung pasangan Ganjar – Mahfud.

Menurut Bang Dhin, KTP Sakti adalah program memudahkan pelayanan masyarakat, yaitu hanya dengan menggunakan KTP untuk warga penerima manfaat.

KTP multifungsi. Ada Kartu Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu PKH. Melingkupi pula program satu keluarga satu sarjana, ada raskin.

“Semua nanti cukup menunjukkan KTP Sakti itu. Satu kartu bisa untuk berbagai kepentingan. Warga Tanbu sangat tertarik dan mendukung program ini,” ucapnya.

KTP Sakti itu sendiri singkatan dari Satu Kartu Terpadu Indonesia. Sehingga, rakyat miskin penerima manfaat nanti tidak peru repot-repot dengan berbagai kartu. (*)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...