BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) menggelar Jumpa Pers bersama para Pers Balai Kota Banjarmasin, di Sekretariat BPKPAD Kota Banjarmasin, Jalan Simpang Tirta Dharma, Kota Banjarmasin, Senin (1/7).
Perjumpaan ini untuk meluruskan informasi terkait pembayaran pekerjaan Pemko banjarmasin yang tertunda atau tidak dapat dibayarkan pada Tahun 2023 lalu.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, bahwasanya seluruh hutang atau pembayaran yang tertunda di tahun 2023, kini sudah dibayarkan sepenuhnya.
“Saya pastikan hari ini bahwa seluruh hutang atau pembayaran yang tertunda di tahun 2023 itu bisa dikatakan sudah dilunasi dan terbayarkan seratus persen,” ungkapnya.
Ibnu Sina juga menjelaskan, untuk anggaran untuk pembangunan kota seribu sungai ke depannya, juga telah disiapkan.
“Ini agar kepala daerah terpilih selanjutnya dapat melanjutkan program pembangunan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Diinformasikan, akibat tidak tercapainya target pendapatan daerah pada tahun 2023 lalu, Pemkot Banjarmasin masih memiliki sisa utang 2023 sebesar Rp348 miliar ke pihak ketiga. Terdapat 17 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memiliki utang ke penyedia, ada 8 SKPD yang pemilik utang terbanyak dimulai dari Disdik, Dinas PUPR, RSUD Sultan Suriansyah, Disperkim, DLH Banjarmasin, Dinkes, Dishub dan Sekertariat Daerah Kota Banjarmasin.
Langkah yang diambil untuk bisa membayar hutang tersebut yakni, di tahun 2024 ini, Pemko Banjarmasin melakukan refocusing atau pergeseran anggaran seluruh SKPD sebanyak 432 miliar pada 2024. (mcbjm)

Leave a comment