BALANGANKALSELKESEHATANPANGANPEMERINTAHAN

Program Dapur Umum di Balangan Harapkan Dapat Tekan Angka Stunting 20 Persen

321

Balangan – Untuk menekan angka stunting 20 persen, pemerintah kabupaten Balangan menggelar program penguatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Dapur Umum.

Hal ini turut disampaikan oleh Kasi Pengendalian Penduduk Dinas Kesehatan DPPKB Balangan, Denny Mariaty Simbolon, Senin (09/10).

“Untuk mencapai target 20 persen ini tentunya berbagai upaya kita laksanakan, salah satunya dengan adanya penguatan program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di kampung KB,” jelas Denny.

Denny menjelaskan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mengatasi stunting, program Dashat juga digencarkan oleh TP PKK kabupaten, kecamatan dan desa agar dapat maksimal menekan angka stunting di Balangan.

Denny menambahkan, menekan angka stunting juga dapat melalui komunikasi, informasi dan edukasi dengan memberikan penyuluhan mulai dari tingkat remaja, calon pengantin, ibu hamil dan ibu menyusui.

“Melalui edukasi dan program Dashat di kampung KB yaitu praktek pengolahan makanan sehat berbasis pangan lokal, dan pemenuhan gizi cukup khususnya pada sasaran keluarga berisiko stunting,” kata Denny.

Menurut Denny saat ini seluruh desa/kelurahan sudah diresmikan menjadi kampung KB, tetapi karena terbatasnya anggaran maka program Dashat di Kabupaten Balangan masih sangat terbatas hanya bisa di beberapa kampung KB.

Sementara itu Pelaksana Harian Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel Sopyan, mengungkapkan bahwa program Dashat merupakan sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Balangan.

“Program Dashat adalah upaya BKKBN dalam rangka percepatan penurunan stunting, karena program ini merupakan sarana edukasi masyarakat terkait pentingnya asupan gizi,” ungkap Sopyan.

Sopyan melanjutkan program Dashat merupakan salah satu implementasi dari Perpres Nomor 72 Tahun 2021 untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Balangan.

Sopyan menambahkan hal ini sangat penting dilakukan, karena mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui apa itu asupan gizi yang baik pada proses pertumbuhan. (mcbalangan/bii)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Teguhkan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

BATULICIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu memperingati Hari...

DPRD Tanah Bumbu Gelar Paripurna, Pemkab Tegaskan Penguatan Tata Kelola Desa

TANAH BUMBU – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda...

Bupati Balangan Dorong Mahasiswa Aktif Jadi Agen Perubahan

RETORIKABANUA.ID, Balangan – Kongres Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan ke-V...

Bang Dhin: BAGUNA Harus Hadir di Tengah Masyarakat Hadapi Ancaman Karhutla

GAMBUT– Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E.,...