Senin, 15 April 2024
BerandaKALSELBANJARMASINPolda Kalsel Berhasil Tangkap Pelaku Pembajakan Kapal TB Royal 27 di Perairan...

Polda Kalsel Berhasil Tangkap Pelaku Pembajakan Kapal TB Royal 27 di Perairan Tanjung Selatan

Banjarmasin – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Direktorat Polairud berhasil mengungkap kasus pembajakan Kapal TB Royal 27 yang terjadi di perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut. Kejadian tersebut dilaporkan pada hari Kamis 1 Februari 2024 pukul 00.30 WIB.

Selain pembajakan, kasus ini juga melibatkan pencurian dan tindak kekerasan.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menggelar konferensi pers dihadiri Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Pol M Yassin Kosasih, Forkopimda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda, Dir Polairud dan Pejabat Utama Polda Kalsel di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Jumat (16/2) siang.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto menyatakan penyelidikan intensif dilakukan Dit Polairud setelah menerima laporan dari korban PT Musimas (pemilik minyak Fame) dan PT Pancaran (pemilik Kapal TB Royal 27).

Hasilnya, 13 orang tersangka dari 16 orang yang terlibat dalam aksi pembajakan tersebut berhasil ditangkap di daerah Sampit, Palangkara (Kalteng), Pulau Natuna (Kepulauan Riau) dan Kabupaten Selayar (Sulsel).

Para tersangka yang berhasil ditangkap adalah aktor intelektual, eksekutor lapangan, dan penadah. Masing-masing berinisial ME, PE, MK, RY, YD, KH, SH, SG, JF, AY, LW, AS, dan JF.

“Kasus ini terungkap setelah adanya laporan polisi pada tanggal 6 Februari 2024 lalu, hingga akhirnya dalam waktu tiga hari, 13 orang tersangka berhasil ditangkap Dit Polairud Polda Kalsel,” katanya.

Dalam aksinya, para tersangka tidak hanya terjadi membajak kapal, namun juga melakukan tindak kekerasan terhadap awak kapal dengan menggunakan pistol mainan dan senjata tajam.

Kapolda menuturkan, kronologis kejadian diawali Kapal TB Royal 27 yang bermuatan minyak Fame Sebanyak ± 3.959 KL milik PT Musim Mas dengan jumlah crew 14 orang berlayar dari Sampit (Kalteng) menuju PT Pertamina Tanjung Manggis, Karang Asem, Bali.

Saat berada di Perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel, TB Royal 27 dinaiki 8 orang tidak dikenal menggunakan sarana jenis kelotok. Mereka melakukan pengancaman menggunakan parang dan senjata pistol mainan. Kemudian melakukan penyekapan dan mengambil barang pribadi milik crew kapal l, serta merusak barang inventaris alat navigasi.

Crew kapal yang disekap mengintip melalui jendela kamar dan melihat adanya SPOB Bagas Dinar Jaya 01 dan SPOB Sumber Baru Mulia melakukan pengambilan dan pemindahan minyak Fame sebanyak kurang lebih 600 KL, dengan menggunakan mesin pompa dan selang.

Setelah berhasil memindahkan minyak, SPOB Bagas Dinar Jaya 01 dan SPOB Sumber Baru Mulia beserta para tersangka meninggalkan Kapal TB Royal 27.

Kemudian, Kapal TB Royal 27 yang tiba di Perairan Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalsel melakukan lego jangkar dan melaporkan kejadian perompakan kepada perusahaan.

Tidak hanya mengamankan 13 orang tersangka, namun sejumlah barang bukti pun turut disita Dit Polairud Polda Kalsel. Diantaranya 2 unit handphone merk Oppo A58, 1 unit handphone merk Nokia 105, 1 buah buku tabungan Bank Mandiri, 1 buah Kartu ATM Bank Mandiri, 2 buah Kartu ATM Bank BRI, 1 unit handphon merk Oppo warna hitam, 1 buah kartu ATM Bank BCA, dan uang tunai Rp 517.150.000,-

Kemudian, 1 unit Kapal SPOB Sumber Baru Mulyo lengkap dengan dokumen dan muatan, Fame ± 350 KL, 1 buah Kartu ATM Bank Mandiri, 1 unit handphone satelit merk Thuraya dan charger, 1 buah Kartu ATM Bank Mandiri, 1 pcs celana jeans merk Cardinal, 1 pcs sendal merk Rip Curl, 1 unit handphone merk Vivo X50.

Selain itu, ada juga 1 buah pistol mainan, 5 buah senjata tajam, 1 buah handphone merk Oppo, sarung tangan dan tali.

Ada juga barang bukti lain, 1 buah tas backpacker merk Eiger, 1 buah buku rekening dan ATM Bank BRI, 2 unit handphone merk Vivo, 1 pasang sepatu dan barang lainnya.

Irjen Pol Winarto mengatakan, pembajakan kapal merupakan pertama kali terjadi di wilayah hukum Polda Kalsel. Sehingga, menjadi perhatian oleh Korps Polairud Baharkam Polri. (bii)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

BERITA TERKINI