BANJARMASINPemko Banjarmasin

Perkuat Layanan Posyandu, Banjarmasin dan Pemprov Kalsel Sinergi Terapkan 6 Standar Pelayanan Minimal

299

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menyambut kunjungan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan di Posyandu Lestari, Kelurahan Sungai Miai, Rabu (14/5).

Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi dan pemantauan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat Posyandu, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas layanan dasar kepada masyarakat.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalsel, Ellyana Trisya, Wakil Ketua I, Masrupah Syarifuddin, Asisten I Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi, serta sejumlah kepala SKPD, camat dan lurah terkait.

Dalam sambutannya, Neli Listriani mengapresiasi kunjungan dan perhatian dari pihak provinsi. Ia menjelaskan bahwa saat ini Posyandu tidak hanya fokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan enam bidang layanan dasar yang masuk dalam SPM.

“Posyandu sekarang menjadi bagian dari integrasi layanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya kesehatan, tetapi juga pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial,” jelas Neli.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Banjarmasin melalui Tim Pembina Posyandu terus bersinergi dengan SKPD terkait untuk memperkuat layanan Posyandu.

“Kami melibatkan OPD yang relevan agar pelayanan di Posyandu bisa lebih maksimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kunjungan, Tim Pembina Provinsi juga menyerahkan kotak saran tematik sesuai dengan enam bidang SPM. Kotak saran ini diharapkan menjadi media untuk menampung aspirasi masyarakat di lingkungan Posyandu.

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kalsel, Ellyana Trisya, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Posyandu Lestari yang menjadi salah satu posyandu percontohan di Banjarmasin.

“Kami sangat mengapresiasi Posyandu Lestari yang telah siap mendukung implementasi enam SPM. Ini langkah awal yang bagus untuk mewujudkan posyandu sebagai pusat layanan terpadu,” ujarnya.

Ellyana menambahkan bahwa kegiatan ini masih tahap awal dari proses sosialisasi, dan ke depannya akan terus diperkuat dengan pelatihan dan koordinasi lintas sektor.

“Kami menerima masukan dari kader dan masyarakat, lalu akan kita koordinasikan lebih lanjut agar pelayanan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya kerja sama antara pemerintah kota dan provinsi, Posyandu diharapkan bisa menjadi pusat layanan masyarakat yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tapi juga mendorong pemenuhan hak dasar lainnya secara terpadu dan berkelanjutan. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Lebih 10 Tahun Tak Dikeruk, Kolam Kamboja Kembali Dioptimalkan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mengeruk kolam di kawasan Taman...

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

500 Peserta Ramaikan Baayun Maulid di Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sebanyak 500 peserta mengikuti Tradisi Baayun Maulid yang digelar...

BWS Hidupkan Kembali Sungai Pekapuran Setelah 20 Tahun

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Setelah sekitar dua dekade tidak dikeruk, Sungai Pekapuran atau...