RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 Hijriah, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menghadiri kegiatan silaturahmi bersama 70 Majelis Taklim dari Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang, yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim.
Acara berlangsung penuh khidmat di Masjid At-Taqwa, Komplek Mustika Griya Angkasa III, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Minggu (6/7).
Wali Kota turut didampingi oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Camat Landasan Ulin, Camat Liang Anggang, Kabag Kesra Setdako, serta para lurah dari dua kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lisa menekankan bahwa 10 Muharram adalah momentum penting untuk memperkuat ukhuwah islamiah dan menumbuhkan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim yang menjadi bagian penting dalam perhatian pemerintah.
“Momen 10 Muharram ini semoga menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah islamiah, sekaligus wujud nyata kepedulian kita terhadap anak-anak yatim,” ujar Wali Kota.
Suasana menjadi haru ketika beberapa anak yatim membacakan narasi berisi ungkapan hati dan doa, sebagai bentuk terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi perhatian dan kasih sayang kepada mereka. Banyak tamu yang hadir tampak terharu mendengarnya.
Kebahagiaan makin terasa ketika Wali Kota Lisa secara langsung membagikan santunan kepada anak-anak tersebut. Senyum ceria dan pelukan hangat menjadi penutup yang manis dalam kegiatan penuh makna itu.
Selain mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat melalui kehadiran Majelis Taklim, kegiatan ini juga menjadi pengingat kuat bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian dari pembangunan yang berkeadilan dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan dan aksi nyata yang berpihak pada kelompok rentan, terutama anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
Dengan semangat 10 Muharram, Wali Kota berharap agar kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Banjarbaru, sehingga tercipta kota yang harmonis, peduli dan berlandaskan nilai keimanan. (ms)

Leave a comment