BANJARBARUKALSEL

Peran Kader Posyandu Penting Dalam Upaya Penurunan Stunting di Banjarbaru

389

BANJARBARU – Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Dinas Kesehatan Rizana Mirja membuka acara penguatan peran serta kader dalam upaya penurunan stunting di Posyandu di aula Widyatama Dinas Pendidikan, Senin (4/10). Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis media promosi berupa brosur dan spanduk kepada perwakilan kader.

Kasi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Hj Rita Fitriani menyampaikan, tujuan penguatan peran kader adalah sebagai tindaklanjut dari orientasi bagi kader Posyandu. Serta untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan kader dalam mengemban tugas.

Peserta sebanyak 348 orang, terdiri dari perwakilan seluruh Posyandu yang ada 164 buah dan 10 Puskesmas. Materi yang akan disampaikan terkait stunting, cara penyuluhan yang baik dan benar secara sederhana. Cara menimbang yang baik dan benar dan pengisian buku KIA, Pencatatan dan pelaporan (Sistem Impormasi Posyandu) dan RTL.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirja menyampaikan, peran dari para kader sangat penting dalam meningkatkan peran Posyandu. Kader juga sangat penting ikut dalam penurunan stunting. “Tentunya dengan memberikan saran-saran kepada ibu hamil dan menyusui terkait stunting, serta pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” katanya.

Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, keberadaan Posyandu memberikan banyak manfaat untuk keluarga. Antara lain mendukung perbaikan perilaku, keadaan gizi dan kesehatan keluarga, mendukung perilaku hidup bersih dan sehat, mendukung pelayanankeluarga berencana, serta mendukung pemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam penganekaragaman pangan melalui pemanfaatan pekarangan.

Selain itu, lanjut dia, Posyandu juga dekat dan mudah dijangkau masyarakat, sehingga tidak ada alasan masyarakat untuk tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dengan baik. Semakin banyak keluarga yang datang berkunjung, maka semakin baik tingkat partisipasi dan keberlangsungan programnya.

“Peran kader tentunya sangat menentukan terhadap aktif tidaknya sebuah Posyandu. Untuk itu sangat baik bila keterampilan kader selalu ditingkatkan. Sebab, dengan berkembangnya pengetahuan , maka pengetahuan kaderpun perlu selalu ditingkatkan agar seiring dengan berkembangnya zaman,” ucapnya. (tf)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Ketua DPRD Kalsel Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan...

Gubernur Pemprov Kalsel Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi melepas Ekspedisi...

Wali Kota Banjarbaru Tekankan Efisiensi Anggaran dan Pelayanan Publik

RETORIKABANUA.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama Sekretaris Daerah...