BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Latih Konselor untuk Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

162

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) menggelar Pelatihan Konselor dan Konseling bagi aparatur sipil negara (ASN) dan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA), Selasa (14/10). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, dan dihadiri oleh Kepala DPPPA Kota Banjarmasin, M. Ramadhan, serta para narasumber ahli.

Dalam sambutannya, Wali Kota Yamin menyampaikan pentingnya peran konselor sebagai ujung tombak dalam mendampingi dan memulihkan kondisi korban kekerasan, terutama perempuan dan anak.

“Konselor berperan besar, bukan hanya menyembuhkan luka fisik, tapi juga membantu korban pulih secara psikologis,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi dan berpihak pada korban. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan para konselor dalam memberi layanan secara profesional.

Wali Kota Yamin juga mendorong agar para konselor dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, tugas konselor tidak hanya menangani korban, tapi juga membangun kesadaran kolektif agar lingkungan menjadi lebih aman, nyaman dan ramah bagi perempuan serta anak.

“Ini bagian dari komitmen kita dalam mewujudkan Banjarmasin yang tidak hanya maju secara fisik, tapi juga adil dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Banjarmasin, M. Ramadhan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja DPPPA dalam menangani kasus kekerasan.

Ada 45 peserta yang mengikuti pelatihan, terdiri dari:

  • Satgas PPA Kota Banjarmasin

  • Guru Bimbingan Konseling (BK)

  • Perwakilan sekolah yang memiliki program Besti PPA

  • Tokoh pemuda dari Komite KNPI

  • Unsur terkait lainnya

“Kami berharap pelatihan ini bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memberikan layanan konseling yang efektif, serta memperkuat kerja sama antar lembaga,” ujar Ramadhan.

Ia menambahkan, dengan semakin banyaknya konselor yang kompeten dan peka terhadap isu kekerasan, sistem perlindungan sosial di Kota Banjarmasin akan semakin kuat. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

Lebih 10 Tahun Tak Dikeruk, Kolam Kamboja Kembali Dioptimalkan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mengeruk kolam di kawasan Taman...

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

500 Peserta Ramaikan Baayun Maulid di Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Sebanyak 500 peserta mengikuti Tradisi Baayun Maulid yang digelar...

BWS Hidupkan Kembali Sungai Pekapuran Setelah 20 Tahun

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Setelah sekitar dua dekade tidak dikeruk, Sungai Pekapuran atau...