RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Menyambut tibanya bulan kelahiran baginda Nabi Muhammad SAW, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, didampingi Ketua TP PKK, Siti Wasilah, Wakil Walikota, Arifin Noor, Sekdako sekaligus Plt Kadisbudporapar, Ikhsan Budiman bersama ratusan warga turut meramaikan kegiatan Tradisi Baayun Maulid yang juga merupakan rangkaian Hari Jadi Ke-498 Kota Banjarmasin. Senin (16/9) bertempat di halaman Masjid bersejarah Sultan Suriansyah, Kuin Utara.
Ibnu Sina menyampaikan peserta Baayun Maulid tahun ini diikuti oleh ratusan peserta baik dari dalam maupun luar kota Banjarmasin, termasuk masyarakat sekitar Kuin.
“Ada sekitar 344 peserta, tadi ulun masuk ke dalam Alhamdulillah meriah sekali. Yang paling muda ada usia baru 7 hari dan yang paling tua usia 79 tahun” ungkapnya.
Ibnu Sina menambahkan bahwa tradisi Baayun Maulid merupakan simbol untuk memuliakan bulan Maulid sekaligus sebagai salah satu bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu, ujarnya para tetuha (leluhur), guru guru kita di Banjarmasin mengajarkan setiap peringatan Maulid itu agar anak anak di ‘Ayun’. Sehingga mereka sedikit banyaknya paham akan sejarah dari kehidupan nabi.
“Ini juga menegaskan bahwa sesuai tuntunan syariat Islam, anak-anak itu nanti akan mengikuti berbagai macam prosesi setelahnya, seperti sunat kah misalnya, atau ada yang belum di Tasmiyah, diberi nama dulu” terangnya. (ms)

Leave a comment