RETORIKABANUA.ID, Balangan — Pemerintah Kabupaten Balangan terus mendorong kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Salah satunya melalui Gerakan Suka Sayur dan Buah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan di SMP Negeri 4 Paringin, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (18/8).
Kegiatan diisi dengan senam bersama, pembagian buah, permainan interaktif, serta sosialisasi mengenai pentingnya mengonsumsi sayur dan buah sebagai bagian dari pola pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huryati Hadi, mengatakan usia remaja merupakan masa penting bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan. Karena itu, pelajar membutuhkan asupan makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
“Kalau remajanya sehat dan rajin makan sayur dan buah, insyaallah rantai stunting di Kabupaten Balangan bisa kita putus bersama-sama,” katanya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengatakan Gerakan Suka Sayur dan Buah tidak hanya bertujuan membentuk kebiasaan makan sehat.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai hasil pertanian lokal kepada para pelajar.
“Kami berharap, anak-anak terbiasa makan sayur dan buah, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi perlu dibangun sejak dini agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.
Gerakan tersebut mendapat dukungan dari SMP Negeri 4 Paringin. Kepala SMP Negeri 4 Paringin, Murjiah, mengatakan pihak sekolah sebelumnya telah membiasakan siswa menerapkan pola makan sehat melalui kegiatan makan bersama dengan konsep “Isi Piringku”.
Dalam kegiatan tersebut, makanan siswa dilengkapi dengan sayur dan buah agar mereka terbiasa mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan seimbang.
Selain itu, sekolah juga mengembangkan kegiatan penanaman sayuran yang melibatkan para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal jenis sayuran, tetapi juga mendapat pengalaman langsung mengenai proses menanam hingga menghasilkan pangan.
“Kami berharap, kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah yang dibangun di sekolah dapat diteruskan di lingkungan keluarga, dengan dukungan orang tua dalam menyediakan buah dan sayuran di rumah,” tambahnya.
Melalui Gerakan Suka Sayur dan Buah, Pemkab Balangan berharap kebiasaan mengonsumsi pangan sehat dapat semakin kuat di kalangan pelajar dan diterapkan secara berkelanjutan, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. (mc)
