BANJARMASIN – Sekretaris Daerah Banjarmasin, Ikhsan Budiman menekankan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak memamerkan kemewahan di media sosial.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden RI, Joko Widodo, menyikapi kasus kekerasan anak mantan pejabat Ditjen Pajak dan oknum aparat Ditjen Bea Cukai yang sering pamer kekayaan.
Menurut Ikhsan, apa yang ditekankan presiden juga sudah termuat dalam norma yang berkenaan dengan gaya hidup ASN.
Terlebih menonjolkan gaya hidup mewah hanya akan menyulitkan ASN bersangkutan. Karena kemampuan yang ada tidak seimbang dengan keinginan.
“Kalau ASN, tidak mungkin jadi orang kaya. ASN itu cuma jadi orang bahagia saja. Tak mungkin jadi orang kaya. Orang kaya itu ya pengusaha,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi teguran terhadap ASN yang bergaya hidup mewah, melalui atasannya masing-masing
Walaupun ASN bersangkutan memiliki usaha diluar dari pekerjaannya sebagai abdi negara.
“Karena sekali lagi, dengan statusnya sebagai ASN, semestinya yang dimunculkan adalah pola hidup yang sederhana,” tutupnya.
Sekadar diketahui, belum lama tadi kasus kekerasan yang dilakukan anak mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo dan oknum aparat Ditjen Bea Cukai yang juga sering pamer kekayaan, turut menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara – Jakarta.
Jokowi meminta agar pemimpin kementerian, serta lembaga mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara – ASN di bawahnya. (mj)


Leave a comment