BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah untuk Tekan Inflasi Jelang Idul Adha

19

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan menggelar pasar murah bersubsidi di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Muara Kelayan, Senin (11/5).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idul Adha, saat harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

Sejak pagi, masyarakat tampak memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan itu juga dihadiri unsur perangkat daerah, distributor pangan, pelaku usaha, serta stakeholder pengendalian inflasi di Kota Banjarmasin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, angka inflasi pada April 2026 mencapai 3,62 persen. Kondisi tersebut dinilai dapat memberi tekanan terhadap ekonomi rumah tangga, terutama masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga, Pemerintah Kota Banjarmasin menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pasar murah ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi langkah nyata pemerintah untuk menjaga masyarakat agar tidak terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan pokok,” ujar Muhammad Yamin HR.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi harus dilakukan melalui langkah cepat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kestabilan harga pangan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi daerah tetap aman dan terkendali.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 1.000 paket sembako bersubsidi yang berisi gula pasir dua kilogram dan minyak goreng dua liter. Setiap paket mendapat subsidi sebesar Rp. 24 ribu, sehingga masyarakat cukup menebus dengan harga Rp. 51 ribu.

Selain paket sembako, tersedia pula beras SPHP dan beras premium dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kehadiran bahan pangan dengan harga stabil diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran masyarakat menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi saat hari besar keagamaan.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjaga kestabilan pasokan pangan di tengah tingginya permintaan pasar. Pemerintah menilai ancaman inflasi tidak hanya dipicu kenaikan harga, tetapi juga distribusi barang yang tidak stabil dan potensi kelangkaan sejumlah komoditas.

Karena itu, pengawasan distribusi, pemantauan harga pasar, hingga koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha terus diperkuat agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar.

Muhammad Yamin HR meminta seluruh perangkat daerah terkait menjadikan pengendalian inflasi sebagai perhatian serius dan dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui program yang membantu kebutuhan mereka secara langsung. Stabilitas harga harus dijaga agar ekonomi masyarakat tetap kuat,” tegasnya.

Melalui kegiatan pasar murah ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat menekan laju inflasi sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah. (ms)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Klarifikasi Anggaran Susu dan Buah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memberikan klarifikasi terkait informasi yang...

BERKAH BORNEO MOTOR Hadir di Banjarmasin, Motor Berkualitas dengan Proses Mudah

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – BERKAH BORNEO MOTOR hadir sebagai showroom motor bekas terpercaya...

Lewat KORMI dan Festival Musik Sampah, Pemko Banjarmasin Gaungkan Kota Kreatif

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Semangat olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan berpadu dalam kegiatan...

Pemko Banjarmasin Perkuat Tata Kelola Data Kelurahan Lewat Bimtek Satu Data

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik...