BANJARMASINKALSEL

Musda III MAPPI Kalselteng Digelar

366

BANJARMASIN – Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah (DPD) Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Rabu (18/1).

Mengangkat tema ‘Wujudkan RUU Penilai : Landasan Kuat, Profesi Penilai Hebat’, musda diselenggarakan selama dua hari. Yakni pada tanggal 18-19 Januari 2023.

Ketua Umum DPD MAPPI Kalselteng periode 2018-2022, Hani Muntoha, mengungkapkan, dalam Musda III kali ini juga diselipkan rangkaian pendidikan.

Tujuannya untuk menambah wawasan dan kompetensi bagi profesi penilai, yaitu pendidikan 0enerapan analisis pasar properti dalam bidang penilaian.

“Nanti juga akan ada pemilihan Ketua DPD MAPPI Kalselteng periode 2023-2027. Sidangnya kita mulai sore hari, dan pemilihannya dilaksanakan besok,” ucapnya, seusai pembukaan.

Di samping itu, kata dia, pihak MAPPI juga mengusulkan rancangan undang-undang yang nantinya bisa memberikan kepastian hukum kepada pengguna jasa MAPPI sebagai penilai.

“Sehingga nanti persoalan-persoalan terkait dengan masalah penilaian bisa diminimalisir,” jelasnya.

Hani juga menegaskan, rangkaian Musda III ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan anggaran dasar MAPPI.

Sementara itu, Ketua I DPN MAPPI, Guntur Pramudianto, menjelaskan, musda ini harus bisa menjawab tiga tantangan.

Pertama, adalah nilai eksistensi. “Artinya nilai itu harus bisa menunjukkan bahwa dia ada. Salah satu contoh, musda ini menunjukkan penilai itu ada di Kalselteng,” ujarnya.

Kedua, pengembangan profesi sudah siap dalam segala perubahan yang ada di masyarakat. Seperti perubahan teknologi dan perubahan cara menilai.

“Ketiga, penguatan organisasi. Jadi siapapun yang menjalankan organisasi ini harus bisa memberi pelayanan yang terbaik untuk anggota penilai, serta memberi pelayanan kepada pengguna jasa, khususnya masyarakat,” tandasnya.

Ia menambahkan, peran penilai dalam pembangunan sangat penting. Pemerintah dan MAPPI perlu melakukan sosialisasi ke masyarakat, agar tahu dan dapat memanfaatkan keberadaan profesi penilai ini.

Terakhir, dengan adanya Musda III ini, ia berharap dapat menghasilkan suatu kesepakatan dan program dari MAPPI yang bisa meningkatkan eksistensinya dan dapat dimanfaatkan oleh pelaku pasar atau para pengguna. (mj)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

TAG Kalsel Dorong Penguatan Infrastruktur Digital dan Regulasi Diskominfo

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Kalimantan Selatan, M. Amin, mendorong...

Reksa Finance dan Berkah Borneo Motor Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Motor Bekas

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Direksi Reksa Finance melakukan kunjungan ke showroom Berkah Borneo...

Pemko Banjarmasin Gelar Pasar Murah untuk Tekan Inflasi Jelang Idul Adha

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan...

Pemprov Kalsel Perkuat Koordinasi Pembangunan Bendungan Riam Kiwa

RETORIKABANUA,ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mempercepat pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial...