NASIONALTANAH LAUT

Makan Bergizi Gratis, Solusi Pemerintah untuk Generasi Emas Indonesia

574

RETORIKABANUA.ID, Tanah Laut – Jumat, 21 Februari 2025, menjadi hari penting bagi warga Pelaihari, Tanah Laut. Pada hari itu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mengadakan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Auditorium Hutan Jati, Kabupaten Tanah Laut. Acara ini dihadiri sekitar 300 peserta, sebagian besar adalah warga setempat.

Program MBG ini pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025, dengan tujuan utama untuk meningkatkan gizi masyarakat Indonesia dan mengurangi masalah stunting, terutama di kalangan anak-anak. Program ini akan secara bertahap menjangkau berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Acara sosialisasi MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut Isna Farida, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Muhammad Risal Salewangang.

Mariana, anggota DPR RI, menekankan pentingnya kualitas gizi dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Indonesia saat ini menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, dan salah satu kuncinya adalah pemenuhan gizi yang baik. Hal ini sangat penting untuk menghasilkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di dunia internasional,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, masalah gizi, seperti stunting, gizi buruk, dan anemia, masih menjadi tantangan besar, terutama bagi anak-anak usia sekolah. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan mempengaruhi kualitas SDM di masa depan.

Program MBG merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045. MBG mendukung misi Asta Cita, yang berfokus pada pembangunan SDM. Tujuan utama MBG adalah mengatasi masalah gizi buruk dan stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Mariana menjelaskan, Program MBG hadir sebagai solusi jangka panjang untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan gizi yang seimbang. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyediakan makanan sehat di sekolah.

Program MBG juga dirancang untuk mendukung ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya.

Mariana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini.

“Melibatkan pelaku usaha lokal akan memberi dampak positif yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam menghadapi proyeksi bonus demografi pada 2030, Mariana mengajak semua pihak untuk bersama-sama mempersiapkan generasi muda yang berkualitas dan produktif.

“Program MBG adalah langkah awal yang sangat strategis untuk mewujudkan hal tersebut. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memajukan Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang,” tutup Mariana. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kasus Meratus dan Pulau Panci Dibawa ke DPR RI

RETORIKABANUA.ID, Jakarta — DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan membawa persoalan konflik...

Tanam Jagung Serentak di Tanah Laut, Pemprov Kalsel Dukung Ketahanan Pangan

RETORIKABANUA.ID, Tanah Laut – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program...

Belasungkawa Mega: Antara Politik Hati dan Diplomasi Dunia

Oleh: Dahlan Iskan Naskah Dahlan Iskan yang berjudul “Bela Khamenei” menghadirkan refleksi...

Bang Dhin: Gelar Kehormatan Megawati Jadi Kebanggaan Bangsa

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...