Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Pariwisata untuk pertama kalinya menghadirkan pertunjukan seni drama spektakuler yang mengungkap sejarah awal berdirinya Banjarbaru di halaman Museum Lambung Mangkurat, Minggu (26/11) malam.
Pertunjukan yang dibalut dengan Fashion Drama Musical mengangkat tema “Magnificent Banjarbaru” yang keindahannya mampu memukai para penonton.
Para pemain dalam pertunjukan drama pun unjuk kebolehannya dalam peran dengan latar budaya masing-masing, yakni memperlihatkan keberagaman masyarakat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan yang dihuni oleh berbagai suku bangsa di Indonesia.
Tentunya dalam pertunjukan ini tetap menonjolkan kain sasirangan sebagai kain khas Kalimantan Selatan, dan disandingkan dengan menceritakan kisah-kisah awal terbentuk Kota Banjarbaru.
Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Hj. Vivi Mar’i Zubedi mengatakan, dengan perkembangan zaman saat ini kaum milenial harus tetap mempertahankan budaya dalam sebuah konsep Fashion Drama Musical.
“Secara kependudukan kita heterogen, tetapi karena kita berada di satu wilayah yang memiliki kain sasirangan sehingga tetap dinaungi oleh sasirangan dan itu tentu saja sangat cocok,” ucapnya.
“Sehingga kaum milenial mengetahui bahwa kita ini heterogen, di sini beragam budaya dan ditampilkan dalam bentuk Fashion Drama Musical,” tambahnya.
Pertunjukan drama ini melibatkan 50 talenta yang sudah berlatih selama sepekan oleh dua orang koreografer handal.
Fashion Drama Musical ini merupakan rangkaian dari Banjarbaru Murdjani Festival yang rencana akan digelar pada 8-10 Desember 2023 mendatang di Lapangan Doktor Murdjani Banjarbaru. (humas/mcbjb/rc)



Leave a comment