HANDIL BAKTI – Hampir 2 tahun pandemi Covid-19, membuat pemerintah daerah melarang berbagai kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Termasuk lomba 17-an untuk memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia. Begitu juga yang dirasakan warga Kompleks Keruwing B1 – B7. Sudah 2 kali perayaan 17 Agustus tidak menggelar kegiatan.
Namun, kali ini ada yang berbeda dari warga Kompleks Keruwing B1 – B5. Mereka memberikan nuansa lain. Warga bergotong royong membersihkan dan merenovasi Musala Siti Sarah di kompleks tersebut.
Ketua Musala Siti Sarah Amang Angah menyampaikan, untuk mengisi kemeriahan kemerdekan, warga sepakat menggelar gotong royong. Kegiatan ini diadakan sebagai pengganti lomba 17-an.
Asrori, ketua kompleks, sangat mendukung aktivitas itu. “Sebelum kegiatan ini kami sudah melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan seluruh pengurus dan warga,” ucapnya.
Aksi gotong royong itu ditutup dengan makan bersama antara pengurus mushala dan warga. (syl)



Leave a comment