BANTEN-Pesatnya perkembangan teknologi digital informasi dewasa ini telah mendisrupsi berbagai lini kehidupan. Tidak terkecuali pada dunia pendidikan. Berangkat dari hal itu, Komisi IV DPRD Kalsel bertandang ke Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Tangerang, Banten, Jumat (17/12) lalu.
Disambut Kepala Pusdatin Kemendikbud Dr Muhamad Hasan Chabibie, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin mengungkapkan, tujuan rombongan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ini berkonsultasi untuk mendorong peningkatan digitalisasi pendidikan di Banua.
“Mau tidak mau, kita juga harus sadar bahwa dengan melesatnya perkembangan teknologi digital, informasi menuntut untuk beranjak dari metode pembelajaran konvensional tiga puluh-lima puluh tahun yang lalu. Sebab, mungkin kurang relevan dengan zaman menuju berbahai inovasi-inovasi,” ucapnya.
Menurut Lutfi, alih-alih tergilas zaman, dunia pendidikan harus berkembang selaras zaman. Tentu menurutnya, teknologi digital informasi yang notabene telah mendisrupsi berbagai hal harus dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan kepada arah yang lebih positif.
Hal serupa juga diungkapkan Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel Firman Yusi. Menurutnya, shock culture dalam dunia pendidikan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 menjadi tantangan bersama yang tak hanya dirasakan oleh para peserta didik dan tenaga pendidik, tetapi juga para orang tua.
“Sebab, di lapangan tidak semua orang tua memiliki waktu dan kemampuan yang sama, kemampuan finansial untuk menyediakan sarana penunjang pembelajaran online dan kemampuan membimbing belajar anak dengan baik. Tentu ini merupakan tantangan yang harus dicari jalan keluarnya,” ucap Firman.
Muhamad Hasan Chabibie mengapresiasi kehadiran rombongan Komisi IV DPRD Kalsel. Menurutnya, tentu hal semacam ini merupakan wujud nyata kepedulian dan keberpihakan para wakil rakyat, betapa pentingnya dunia digital dalam pendidikan.
“Saya berharap diskusi-diskusi ini dapat menjadi masukan dan input dalam perumusan kebijakan-kebijakan di tingkat provinsi dalam dunia pendidikan dan sentuhannya dari aspek teknologi. Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” pungkasnya. (zl)



Leave a comment