RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Dalam upaya menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat selama bulan suci Ramadan, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru bersama Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra dan jajaran Satpol PP Kota Banjarbaru menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik rawan, Sabtu (15/3).
Sidak ini merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi Ramadan, sebagai respons terhadap berbagai laporan warga terkait aktivitas mengganggu ketertiban umum seperti balap liar, warung remang-remang, hingga peredaran minuman keras tradisional jenis tuak.
Hasil sidak menunjukkan sejumlah temuan serius, termasuk tempat produksi minuman keras (miras) jenis tuak yang langsung disita oleh petugas untuk diproses hukum. Selain itu, tim juga mengamankan sekelompok remaja beberapa di antaranya masih di bawah umur yang kedapatan mengonsumsi miras di ruang publik.
“Peredaran miras harus diawasi ketat karena berdampak langsung pada moral dan masa depan generasi muda. Ini jadi perhatian serius kami,” tegas Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra.
Dalam sidak tersebut, tim gabungan menyasar wilayah-wilayah seperti RTH Taman Gembira, RTH Guntung Paikat, Pasar Yon 822, dan kawasan warung remang-remang di LIK Liang Anggang. Di lokasi terakhir, petugas mendapati sejumlah warung masih beroperasi di luar jam yang ditentukan dan tanpa izin yang jelas.
“Kami juga menemukan kurangnya pencahayaan di beberapa RTH, yang justru berpotensi digunakan untuk aktivitas negatif. Kami dorong Pemkot segera melakukan pembenahan,” tambah Rizky.
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari, menyampaikan bahwa pihaknya terkejut atas hasil patroli tersebut dan menilai patroli gabungan perlu dilaksanakan secara berkala.
“Kami mendapati fakta lapangan yang memprihatinkan. Mulai dari produksi miras hingga aktivitas remaja di malam hari. Ini harus menjadi alarm untuk semua pihak agar makin waspada,” ujarnya.
Ririk juga menegaskan bahwa DPRD akan terus bersinergi dengan Satpol PP dan aparat penegak hukum lainnya guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman di Kota Banjarbaru, tidak hanya selama Ramadan, tapi juga secara berkelanjutan.
“Kami berharap patroli gabungan ini menjadi rutinitas, bukan sekadar insiden tahunan,” tutupnya. (ms)

Leave a comment