JAKARTANASIONAL

Kemenkominfo Luncurkan Kampanye Video untuk Jangkau Generasi Muda di Kawasan 3T Indonesia

422

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menghadirkan video literasi digital, targetkan masyarakat milenial dan generasi Z di wilayah terluar, terpencil, dan tertinggal (3T) di Indonesia.

Di bawah payung program Gerakan Nasional Literasi Digital (GLND) Siberkreasi, video kampanye ini menekankan pada muatan lokal dan bahasa daerah untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya etika digital dan keamanan daring di daerah tersebut.

Menurut Koordinator Literasi Digital Kementerian Kominfo Rizki Ameliah, video ini dibuat untuk menarik atensi pemuda dan kaum milenial di Indonesia.

“Generasi Z dan milenial merupakan bagian utama dari target audiens literasi digital kami. Apalagi hampir 54% dari total populasi negara kita merupakan generasi Z dan milenial,” katanya.

Ditambah lagi, lebih dari 43% penduduk Indonesia tinggal di perdesaan, tentunya penting untuk memaksimalkan kampanye yang menargetkan masyarakat di daerah 3T.

Video ini menghadirkan film pendek dalam bahasa daerah untuk menjangkau generasi Z dan milenial dari kawasan 3T, yaitu Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, dan Sampang, serta area lain di sekitar Jawa Timur. Film pendek ini mengeksplorasi berbagai isu penting terkait literasi digital. Seperti keamanan daring, penipuan, dan keamanan siber.

“Kami mengemas literasi digital ini ke dalam bahasa daerah, sehingga dapat mengkomunikasikan pesan secara lebih personal kepada target audiens.  Inilah sebabnya kami memilih untuk membuat seluruh film dalam bahasa Jawa,” jelasnya.

Literasi digital harus menjadi topik yang mudah dicerna, menarik, dan berdampak bagi semua orang di Indonesia dari berbagai macam daerah yang memiliki bahasa yang berbeda.

Dalam film pendek ini, dibahas berbagai risiko serius dalam lingkungan digital, lewat metode percakapan, humor, dan teknik bercerita yang menarik. Cara ini diharapkan dapat membantu menangkis berbagai hoaks di dunia maya, cyberbullying, dan penipuan daring. (rel/mid)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Kasus Meratus dan Pulau Panci Dibawa ke DPR RI

RETORIKABANUA.ID, Jakarta — DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan membawa persoalan konflik...

Belasungkawa Mega: Antara Politik Hati dan Diplomasi Dunia

Oleh: Dahlan Iskan Naskah Dahlan Iskan yang berjudul “Bela Khamenei” menghadirkan refleksi...

Bang Dhin: Gelar Kehormatan Megawati Jadi Kebanggaan Bangsa

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...

Haka Auto Mantap Ekspansi Besar di 2026, Optimistis Sambut Pertumbuhan BYD

RETORIKABANUA.ID, Jakarta, 5 Februari 2026 – PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto),...