BANJARMASINPemko Banjarmasin

Jelang Idul Adha, Pemkot Banjarmasin Gelar Pasar Murah di 52 Kelurahan

152

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Menyambut Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar Pasar Murah di 52 kelurahan, bekerja sama dengan Perum Bulog Kalimantan Selatan. Salah satu titik pelaksanaannya berlangsung di Balai Kelurahan Sungai Andai, Komplek Purnama Permai III, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (3/6).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda dan turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako, Taufik Rivani, Kepala Disperdagin Ichrom Muftezar, para camat, lurah, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ananda yang mewakili Wali Kota Banjarmasin menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan pasar murah ini, yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, dari 3 Juni hingga 25 Juli 2025, secara bergilir di seluruh kelurahan.

“Pak Wali Kota dan ulun sangat senang, karena program ini bisa menjadi sarana untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok rumah tangga, khususnya menjelang Hari Raya Kurban,” ujar Ananda.

Ia juga mengimbau para camat dan lurah untuk menyosialisasikan program ini secara masif kepada masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Kami terus berupaya agar Banjarmasin bisa maju dan sejahtera, salah satunya melalui pengendalian inflasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Ichrom Muftezar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program pasar murah ini guna memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama menjelang perayaan keagamaan.

“Semoga pelaksanaan di 52 titik kelurahan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, agar kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha bisa tercukupi,” katanya.

Ia juga menyinggung soal ketersediaan bahan baku untuk program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, program ini dapat memicu lonjakan permintaan bahan pokok yang berpotensi berdampak pada inflasi.

“Saat ini kita memiliki 26 titik dapur MBG di Banjarmasin untuk menyediakan makanan bagi puluhan ribu pelajar setiap hari,” ungkap Tezar.

Sebagai langkah antisipasi, Disperdagin akan memperkuat kerja sama antar daerah untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga.

“Kami sudah menjalin kerja sama dengan daerah penghasil seperti Blitar, Brebes, Subang, dan juga dengan Batola serta Tanah Laut. Ini penting untuk memastikan dapur MBG tetap beroperasi optimal tanpa menimbulkan kelangkaan,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Lindungi Anak di Dunia Digital, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin,...

Serapan Anggaran Rendah, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Percepatan Program

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program...

Pemkot Banjarmasin Pantau Harga Bapokting, Inflasi Jadi Sorotan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dengan...

Pasar Ujung Murung Memprihatinkan, Wali Kota Buka Peluang Kerja Sama Revitalisasi

RETORIKABANUA.ID, Banarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, meninjau langsung kondisi Pasar...