BANJARMASINEKBISKALSELPEMERINTAHAN

Gubernur Kalsel Resmikan Pasar Wadai Ramadan, Ratusan Stan Bernuansa Banjar Sajikan Kuliner Khas Untuk Bulan Puasa

281

BANJARMASIN – Dalam mendukung pertumbuhan ekonomidan budaya di bulan Ramadan 1445 H ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar Pasar Wadai di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor meresmikan langsung Pasar Wadai Ramadan yang berlokasi di Halaman Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Selasa (12/3).

Gubernur yang kerab disapa Paman Birin ini mengatakan Pasar Wadai merupakan upaya Pemprov Kalsel dalam melestarikan budaya daerah dengan menjual berbagai macam kuliner khas kalimantan.

“Setelah saya keliling tadi, banyak olahan makanan dan minuman yang dijual masyarakat mulai dari makanan tradisional hingga modern semua tersedia,” katanya.

Paman Birin menekankan di tahun ini pihaknya sengaja menggeser lokasi pasar wadai ramadan yang biasanya dilaksanakan di halaman siring 0 Km, dikarenakan adanya kegiatan pembangunan yang sedang berjalan di daerah tersebut.

Dan ia berharap semoga pasar wadai yang diselenggarakan ini bisa berjalan dengan lancar dan mendapat berkah dari Allah SWT.

“Saya juga berpesan kepada para pedagang untuk tetap mengedepankan kesehatan dalam menjajakan makanannya agar masyarakat yang membeli bisa terus menikmati jajanan yang dijual oleh para pedagang,” pesan Paman Birin.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan Suharyanti menuturkan pada gelaran pasar wadai kali ini sebanyak 147 stan bernuansa Banjar dengan konstruksi kayu dan beratap daun Rumbia dibuka untuk masyarakat.

“Semua stan yang kami sediakan untuk masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis, karena ini semua dukungan dari Gubernur Kalsel,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang kebudayaan Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan Raudati Hildayati menambahkan kuliner yang dijual oleh pada pedagang ini merupakan salah satu bentuk pelestarian warisan budaya yang dimiliki Kalimantan Selatan.

“Salah satunya yaitu ‘bingka barandam,’ kue ini merupakan kuliner khas yang hanya dijual pada saat ramadan,” jelasnya. (mckalsel/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Ketua DPRD Kalsel Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Wilayah 3T

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi pelaksanaan...

Pemko Banjarmasin Terima Penghargaan IDSD 2025 dari BRIN

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan...

Pemko Banjarmasin Dorong IKM Lindungi Merek Produk

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin)...

Gubernur Pemprov Kalsel Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi melepas Ekspedisi...