KOTABARUPemkab Kotabaru

Festival Akrab 2026 Dibuka, Kotabaru Dorong Ekonomi Kreatif

14

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui Festival Akrab Kotabaru 2026. Kegiatan yang menghadirkan kreativitas, seni budaya dan produk unggulan daerah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus memperluas promosi potensi lokal hingga tingkat nasional.

Festival Akrab Kotabaru 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, mewakili Bupati Kotabaru, di Panggung Akrab Siring Laut, Jumat (23/10) malam.

Mengusung tema “Ajang Kreativitas Bangsa, Menyisir Ekraf Pesisir Kalimantan Selatan”, festival tahun ini menyoroti besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kotabaru, mulai dari kekayaan alam pesisir hingga keberagaman seni, budaya dan talenta masyarakatnya.

Dalam sambutannya, Syairi mengatakan potensi pesisir Kotabaru tidak hanya menjadi kekayaan alam, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi melalui kreativitas dan inovasi masyarakat.

Ia mencontohkan penampilan peragaan busana atau fashion show dalam festival tersebut sebagai bukti bahwa generasi muda Kotabaru memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.

“Terbukti malam ini kita lihat bersama bagaimana tadi penampilan fashion show, salah satu bentuk kreativitas anak muda di Kabupaten Kotabaru yang sudah sampai di jenjang nasional. Inilah salah satu bentuk yang luar biasa, yang sudah membawa nama Kabupaten Kotabaru ke level nasional,” ujarnya.

Menurut Syairi, Festival Akrab menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, menghasilkan karya, serta mempromosikan produk dan seni budaya lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.

Ia menegaskan, kekayaan sumber daya alam dan hasil laut Kotabaru perlu diolah menjadi produk bernilai tambah. Untuk mewujudkannya, pengembangan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tidak hanya memberikan pelatihan ekonomi kreatif, tetapi juga mendukung peserta dengan peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha.

“Jangan sampai pelatihan hanya berhenti di ruang kelas. Setelah mengikuti pelatihan, mereka juga perlu mendapatkan dukungan berupa peralatan penunjang agar bisa langsung menjalankan kegiatan ekonomi kreatif sesuai bidang masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan Syairi.

Selain mendorong ekonomi kreatif, Festival Akrab 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

Syairi mengapresiasi para tamu undangan yang mengenakan Sasirangan Saijaan, busana khas yang menjadi kebanggaan masyarakat Kotabaru. Menurutnya, penggunaan busana tersebut merupakan salah satu bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya Kalimantan Selatan.

“Malam ini kita mengenakan salah satunya busana kebanggaan kita, yaitu Sasirangan Saijaan di Kabupaten Kotabaru. Ini merupakan salah satu bukti komitmen kita bersama dalam rangka untuk terus melestarikan dan membanggakan warisan budaya Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Ia juga berharap pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru mendatang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala dinas bersama istri dapat tampil dalam peragaan busana dengan mengenakan Sasirangan Saijaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Kamiruddin, menjelaskan Festival Akrab 2026 dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk berekspresi, berkompetisi, belajar dan mengembangkan kemampuan di berbagai subsektor ekonomi kreatif.

Salah satu hal istimewa pada penyelenggaraan tahun ini adalah keterlibatan anak-anak penyandang disabilitas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Keduanya diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas serta mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan festival.

Kamiruddin menegaskan, kreativitas harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua kalangan tanpa terkecuali. Penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk menampilkan bakat, sementara warga binaan juga dapat mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

“Kita ingin menegaskan bahwa kreativitas adalah milik semua orang. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk menunjukkan bakatnya, begitu juga warga binaan yang tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan nanti karya-karyanya akan dilelang dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat tersebut diharapkan menjadikan Festival Akrab bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wadah pemberdayaan, pengembangan keterampilan dan perluasan kesempatan ekonomi.

Usai pembukaan, Wakil Bupati Syairi Mukhlis bersama para tamu undangan meninjau sejumlah stan Festival Akrab Kotabaru 2026 yang menampilkan berbagai produk dan karya kreatif.

Festival Akrab Kotabaru tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun ketiga dan melibatkan kolaborasi tiga kabupaten di Kalimantan Selatan, yakni Kotabaru, Tanah Bumbu dan Tanah Laut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW Gekrafs Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Fitri, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, tenaga ahli bupati, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), jajaran SKPD, Kepala Bank Kalsel, serta komunitas ekonomi kreatif dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Melalui Festival Akrab 2026, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap potensi kreativitas masyarakat dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru, sekaligus memperkuat pelestarian budaya dan mendorong ekonomi kreatif yang lebih inklusif. (mc)

Related Articles

Festival Akrab 2026, Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan...

Hari Pangan Sedunia, Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)...

Hari Santri 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Santri Menuju Indonesia Emas

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru memperingati Hari Santri Nasional (HSN)...

Reva Ramadhani Juara Lomba Bercerita Dispersip Kotabaru 2026

RETORIKABANUA.ID,Kotabaru – Reva Ramadhani, siswi kelas VIII asal Kecamatan Kelumpang Tengah, berhasil...