BANJARMASINPemko Banjarmasin

Banjarmasin Fokus Kembangkan Kawasan Industri Mantuil

16

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana memusatkan pengembangan kegiatan industri di kawasan Mantuil dan sekitarnya melalui pengembangan kawasan industri terpadu. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rencana tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Penyebaran Perwilayahan Industri di Kota Banjarmasin yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, Kamis (22/10).

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar. Hadir pula Sekretaris Disperdagin Kota Banjarmasin, Umar Rahmani, narasumber dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Selatan serta Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, dan peserta dari unsur perangkat daerah, akademisi, serta pelaku industri di sentra IKM.

Dalam arahannya, Ichrom Muftezar mengatakan, pengembangan kawasan industri terpadu di Mantuil merupakan salah satu upaya pemerintah kota untuk mengarahkan kegiatan industri agar lebih terencana dan terintegrasi.

“Memang kita memiliki kawasan industri terpadu Mantuil. Kita berencana memfokuskan kegiatan industri di Mantuil dan sekitarnya. Sudah cukup banyak tahapan yang kita tempuh, meskipun tantangan untuk mewujudkan kawasan industri terpadu tersebut juga tidak sedikit,” ujarnya.

Menurutnya, FGD tersebut menjadi wadah untuk menghimpun masukan, gagasan, dan rekomendasi dari berbagai pihak sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan perwilayahan industri di Kota Banjarmasin.

Ia berharap, keterlibatan Kadin, Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, akademisi dan pelaku usaha dapat memperkaya pembahasan sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Harapannya, melalui kegiatan ini akan ada rekomendasi-rekomendasi yang dapat disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin terkait perwilayahan industri. Kami juga berharap narasumber dapat memberikan saran dan masukan untuk memperkuat rekomendasi yang dihasilkan dari FGD ini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Disperdagin Kota Banjarmasin, Umar Rahmani, menjelaskan bahwa FGD tersebut bertujuan menghimpun data, gagasan, dan masukan sekaligus menyamakan persepsi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya.

Hasil diskusi diharapkan menjadi landasan dalam menyusun strategi pengembangan perwilayahan industri serta mengoptimalkan delapan sentra IKM yang ada di Kota Banjarmasin.

“Melalui FGD ini, kami ingin menghimpun berbagai masukan dan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun strategi penguatan perwilayahan industri serta optimalisasi delapan sentra IKM secara terpadu, sinkron dan berkelanjutan,” jelas Umar.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Banjarmasin berharap pengembangan industri ke depan dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi. Selain memperkuat daya saing IKM, upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor industri, membuka peluang usaha dan meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian daerah. (mc)

Related Articles

Sidak Tiga Kantor, Sekda Banjarmasin Soroti Disiplin ASN

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyoroti kedisiplinan aparatur...

DPMPTSP Banjarmasin Sosialisasikan Izin Usaha kepada 100 Pelaku Usaha

RETORIKABANUA,ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan...

Wali Kota Banjarmasin Puji Karya dan Kemandirian Warga Binaan Lapas

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi berbagai karya...

Pemko Banjarmasin Bongkar 9 Bangunan dan Bersihkan Sungai

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pembenahan di Kampung Ketupat dan...