BANJARMASIN – Ada enam tokoh Kalsel yang masuk di kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027.
Hal tersebut tertera pad surat keputusan (SK) yang ditetapkan di Jakarta bernomor 01/A.II.04/01/2022. SK ini merupakan hasil rapat tim formatur PBNU yang dihelat di Hotel Hermitage, Jakarta, 5 Januari 2022.
Pada Mustasyar PBNU, ada dua ulama Kalsel yang masuk. Yakni Rais Syuriah PWNU Kalsel KH Muhammad Ramli dan Mudir Ma’had ‘Aly Darussalam Martapura KH Muhammad Hatim Salman.
Sedangkan Katib PBNU terdapat nama Katib Syuriah PWNU Kalsel HM Syarbani Haira yang merupakan akademisi UNU Kalsel.
Di jajaran Tanfidziyah PBNU, ada nama Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin yang menjabat ketua. Sementara, di posisi A’wan terdapat nama mantan Ketua MUI Banjar KH Muhammad Fadlan Asy’ari.
Lebih lanjut, posisi Bendahara Umum PBNU dimandatkan tim formatur dijabat oleh tokoh muda Banua, Ketua Umum BPP Hipmi, yang juga mantan Bupati Tanah Bumbu 2 periode, Mardani H Maming.
Sekretaris PWNU Kalsel Berry Nahdian Forqan mengaku gembira dengan penetapan 6 tokoh banua tersebut dalam jajaran PBNU. “Kabar yang menggembirakan. Karena salah satu kader NU Kalsel yang juga tokoh muda nasional menjadi bendahara umum. Bahkan lebih jauh lagi, bukan hanya H Mardani H Maming dipercaya jadi pengurus PBNU, ada beberapa kiyai dan tokoh Kalsel lainnya,” kata Berry Nahdian Forqan kepada retorikabanua.id, Rabu (12/1).
Ia merasa bersyukur dan bangga kader NU Kalsel diperhitungkan di kancah nasional. “Tentu kami merasa bangga, senang dan bersyukur, para kiyai dan kader NU di Kalsel dipercaya turut serta dalam kepengurusan PBNU periode 2022-2027. Artinya mereka cukup dianggap mumpuni dan diperhitungkan di kancah nasional. Dan saya meyakini, beliau-beliau tersebut akan mampu ikut mewarnai roda organisasi dalam memajukan agenda-agenda keumatan maupun agenda organisasi Nahdlatul Ulama,” ungkap mantan Wakil Bupati HST ini.
Berry juga meyakini, para kader banua yang terpilih mampu menjembatani aspirasi warga NU Kalsel dan menyinergikan dengan program nasional.
“Dengan masuknya nama-nama tersebut, kami juga meyakini akan mampu menjembatani aspirasi daerah wabil khusus Kalsel di tingkat nasional, serta menyinergikan berbagai program-program nasional dengan daerah,” tambahnya.
Terpilihnya kader NU Banua ini, menurut Berry, juga memberikan spirit bagi warga Kalsel untuk berkhidmat di NU untuk kemajuan umat.
“Dan ini tentunya juga memberikan semangat dan spirit bagi kami di Kalsel untuk terus berkhikmad dalam wadah organisasi Nahdlatul Ulama bagi kemajuan umat wabil khusus Jam’iyah Ahlussunah Waljamaah Annahdliyah,” pungkasnya. (mid)



Leave a comment