RETORIKABANUA.ID, Palangka Raya – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (9/12) bertempat di Kantor DPRD Kalteng.
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas strategi dan mekanisme penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Beberapa anggota DPRD Kalsel yang terlibat dalam kunjungan ini antara lain Umar Sadik, Agus Mulia Husin, Suripno Sumas, Bambang Yatno Permono, Harry Khairil Hadi, dan M. Syaripuddin.
M. Syaripuddin, yang biasa dipanggil Bang Dhin, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momen penting untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas isu-isu strategis yang berkaitan dengan anggaran, terutama yang berhubungan langsung dengan dampak kebijakan terhadap masyarakat.
Salah satu topik hangat yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah kenaikan biaya kendaraan dinas yang melonjak hingga 66%.
Bang Dhin mengapresiasi suasana diskusi yang berjalan sangat kolaboratif.
“Kami berharap hasil dari pertemuan ini bisa memperkuat tata kelola pemerintahan, terutama dalam hal transparansi dan efisiensi anggaran, agar pelayanan publik di Kalimantan Selatan semakin baik,” ungkapnya.
Sebagai penutup, pertemuan ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting, seperti pentingnya komunikasi yang lebih intens antara dewan dan kepala daerah, serta perlunya mempertimbangkan dampak setiap kebijakan terhadap masyarakat. Diskusi ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di kedua provinsi tersebut. (ms)

Leave a comment