BANJARMASIN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap Banua Kalimantan Selatan, Yayasan Haji Maming 69 telah banyak memberikan bantuan beasiswa untuk kemajuan pendidikan, diantaranya beasiswa untuk dosen dan mahasiswa.
Salah satu penerima beasiswa Yayasan Haji Maming 69, Ahyar Rasyidi, bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, sangat senang luar biasa, Yayasan H Maming membantu kami para dosen PTKIS,” ungkap mahasiswa strata 3 UIN Antasari ini.
Ahyar telah menerima bantuan beasiswa sejak tahun 2018 lalu, dan akan menyelesaikan tugas akhir disertasi pada tahun ini.
Yayasan yang didirikan oleh Mardani H Maming ini tercatat menggelontorkan dana sebanyak Rp 3.122.000.000 untuk calon dosen dan dosen di UIN Antasari Banjarmasin pada 2018 hingga sekarang.
Rp 4,8 miliar untuk 21 mahasiswa ULM yang mengikuti program S3 Ilmu Sosial di Universitas Airlangga Surabaya sejak Januari 2018, dan membantu mahasiswa ULM berkuliah hingga lulus dengan dana total Rp 4 miliar.
Dari tiga bantuan tersebut total biaya yang telah digelontorkan Yayasan H Maming 69 sebesar Rp 11,9 miliar.
Juru Bicara Yayasan H Maming 69, Fahrani, membenarkan adanya bantuan beasiswa ke UIN Antasari Banjarmasin yang dimulai tahun 2018 itu.
“Bantuan sampai sekarang masih berlanjut. Saat ini sudah masuk semester akhir,” ujarnya, Sabtu (28/5).
Fahrani merinci, bantuan untuk 50 dosen di UIN Antasari. Tiap semester Yayasan H Maming memberikan beasiswa SPP kuliah S3 kepada 50 penerima bantuan masing-masing penerima setiap satu semesternya mendapatkan Rp 6 juta per orang.
“Rp 6 juta dikali 50 orang , jumlahnya Rp 300 Juta. Bantuan itu berlangsung selama 10 semester. Jadi totalnya, Rp 3 miliar,” jelasnya.
Selain di UIN Antasari , Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin juga mendapat kucuran dana yang cukup besar.
Dikutip dari media Antara, Kamis (24/5), Yayasan H Maming memberikan beasiswa senilai Rp 4,8 miliar untuk biaya kuliah 21 mahasiswa ULM yang mengikuti program S3 Ilmu Sosial di Universitas Airlangga Surabaya pada Januari 2018 lalu.
Dengan keberadaan para doktor tersebut, ULM berhasil mendirikan jurusan S3 Studi Pembangunan pada 2021, yang tercatat menjadi ke-4 di Indonesia.
Tidak hanya dosen, mahasiswa ULM juga mendapatkan bantuan beasiswa untuk berkuliah hingga lulus dengan dana total Rp 4 .iliar.
Untuk diketahui, Ketua Dewan Pembina Yayasan Haji Maming Enam Sembilan adalah Mardani H Maming yang kini dikenal sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( BPP HIPMI ) dan Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ). Dia dikenal getol mendukung program pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan. (mid)


Leave a comment