TAPIN-Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Wahyudi Rahman melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah Kalsel Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Selasa (2/11) di Kantor Desa Waringin Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin.
Sosialisasi Perda (Sosper) dihadiri aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RW, ketua RT, Tim Penggerak PKK dan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), karang taruna, serta perwakilan tokoh masyarakat.
Wahyudi Rahman dalam paparannya menyampaikan pentingnya Perda Kalsel Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ini tersosialisasikan lebih luas khususnya ke desa – desa.
“Setelah lahirnya UU Desa tahun 2014 dan kita Kalsel hadir Perda tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tahun 2016, diharapkan desa dapat lebih berkembang dan maju dengan menggerakkan setiap potensi,” terangnya.
Ditambahkan anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDI Perjuangan ini, Desa Waringin sebagai jalur utama menuju tempat wisata religi dapat memanfaatkan potensi tersebut. Misalnya dengan mengembangkan usaha kecil menengah berupa kuliner dan cendera mata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Ke depan, terutama pasca pandemi berakhir, BUMDes akan memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu percepatan pergerakan ekonomi masyarakat di desa. Salah satunya bisa berperan aktif dalam membantu pemetaan dan pengembangan desa wisata,” tuturnya.
Sementara itu narasumber dalam sosper, Ir Yuspianor memaparkan ruang lingkup isi Perda Nomor 4 Tahun 2016. Disampaikannya dalam pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan berbasis kearifan lokal. Pemerintah Desa maupun BUMDes dapat mengadopsi konsep maupun tradisi yang sudah ada di masyarakat.
“Salah satu contoh yang bisa diambil, saat masa bulan maulid ini telah berjalan tradisi handilan maulid. Masyarakat dalam satu kelompok menabung dalam pertemuan mingguan atau bulanan. Hasil tabungan tadi dalam masa 1 tahun digunakan untuk keperluan maulid. Di sana ada konsep ekonomi dan gotong-royong yang mencirikan budaya kita Indonesia, khususnya Kalsel,” katanya. (thr)



Leave a comment