BALANGANEKBISKALSELLINGKUNGANPEMERINTAHAN

Bappedalitbang Balangan Gelar FGD Bersama Pustek UGM, Bahas Kajian Potensi pendapatan Sektor Pertambangan

384

Balangan – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Balangan menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang bekerjasama dengan Pusat Studi Sumber Daya dan Teknologi Kelautan Universitas Gadjah Mada, dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 20-21 Desember 2023, di Ruang Kapuas Orchardz Industri Hotel.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan hasil kajian terkait Potensi Pendapatan dari sektor pertambangan di Kabupaten Balangan melalui PT Adaro Indonesia.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Balangan H.Abdul Hadi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan Ifdali, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dalam kegiatan ini, Pustek UGM melaporkan hasil kajian analisis proporsi pembagian produksi tambang blok Tutupan antara Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan. Selain itu juga menjelaskan tujuan dari penyusunan kajian yaitu untuk menganalisis pendapatan daerah dari land rent, royalti, dan pembayaran dari keuntungan bersih IUPK PT. Adaro Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Balangan.

Menariknya, hasil kajian juga mengungkap perbandingan bukaan lahan antara Kabupaten Balangan dan Tabalong dalam kurun waktu 2017-2022.

Kehilangan tanah dan dampak lingkungan menjadi fokus kajian, termasuk potensi kehilangan simpanan karbon dan ekonomi lingkungan dari bukaan lahan tambang PT. Adaro Indonesia.

Bupati Balangan menyampaikan apresiasinya terhadap kajian dan FGD yang telah dilaksanakan. Beliau menyoroti perbedaan pendapat antara Tabalong dan Balangan terkait presentase pembagian keuntungan bersih PT Adaro Indonesia.

Tabalong mengusulkan 55%:45%, sementara Balangan berharap 75%:25%, dengan alasan by origin/produksi. Bupati Balangan berharap Kementerian ESDM dan Kemendagri dapat mengakomodir hasil kajian bersama UGM ini, serta menentukan pola perhitungan pembagian keuntungan bersih untuk menghindari perdebatan di kedua daerah.

Sehingga, hasil kajian ini menjadi pijakan untuk membentuk kesepakatan yang adil dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak. (mcbalangan/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

MAPPI Kalselteng Evaluasi Program Kerja, Siapkan Musda 2027

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (DPD MAPPI)...

Supian HK Temui Massa Aksi, DPRD Kalsel Kawal Persoalan BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, bersama...

Supian HK: UMKM Kuat, Ekonomi Kalsel Makin Kuat

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, menegaskan...