Banjarmasin – Pemko Banjarmasin melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), menggelar Orientasi Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2025-2045, di Callamus 2 Hotel Rattan Inn, Kamis (14/9).
Penyusunan RPJP tersebut mengingat akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2024.
Sehingga, kepala daerah yang terpilih nantinya bisa sesuai dengan janji politik yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional untuk 20 tahun yang akan datang.
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengatakan mengikuti isu sentral yakni 100 tahun Indonesia merdeka berarti Indonesia Emas di 2045, agar pembangunan yang lebih berkelanjutan.
“Untuk itu, mulai saat ini sudah bisa disusun dan dipersilakan menuangkan idenya dalam pembangunan jangka panjang tersebut,” katanya.
Ia berharap, dalam pembangunan berkelanjutan itu Banjarmasin tetap pada koridornya sebagai kota dagang dan jasa.
“Pilihannya adalah itu, karena kita bukan lagi Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang artinya aktivitas pemerintah mulai berpindah ke Banjarbaru. Tetapi aktivitas dagang dan jasa tetap harus di sini,” tegasnya.
Ibnu menyarankan, perlu menyiapkan pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas perdagangan dan jasa, termasuk perkembangan ekonomi kreatif, budaya dan lainnya di Banjarmasin.
“Ini tentunya menjadi prioritas. Jangan sampai apa yang kita prioritas kan tidak sesuai dengan apa yang dimaksudnya oleh presiden terpilih,” jelasnya.
Sementara aspek lainnya yang mengarah problem nasional. Contohnya memberantas kemiskinan, penanganan stunting dan lainnya yang ada di daerah dan masih berjalan, yang tentu harus diselesaikan dan dilanjutkan oleh kepala daerah yang terpilih. (jm)

Leave a comment