BANJARMASINBUDAYAEKBISKALSELPEMERINTAHAN

Banjarmasin Sasirangan Festival Ke-8 Resmi Dibuka, Bentuk Keberpihakan Memajukan UMKM dan Pelestarian Budaya

375

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali membuka dan menggelar event Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, selama tujuh hari mulai tanggal 24 Juni hingga 30 Juni 2024 mendatang.

Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Siti Wasilah, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Wakil Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hardiyanti serta jajaran Forkopimda.

Tema yang dibawa tahun ini adalah “The Charm of Sasirangan Nature Dye, The Way We Encourage River Sustainable,” dimana mengajak para pengrajin sasirangan menggunakan pewarna alami, guna melestarikan keindahan alam.

Dalam sambutannya, Ibnu Sina mengatakan kegiatan tahunan BSF ini merupakan bentuk kesungguhan pemerintah mengangkat kain sasirangan menjadi tuan di negeri sendiri, dan wujud keberpihakan dalam memajukan UMKM maupun perajin sasirangan.

“Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat, dan setiap tahun kita berusaha bagaimana Kota Banjarmasin mengangkat sasirangan ini ke pentas nasional bahkan internasional,” ujarnya, dimalam pembukaan BSF ke-8, di kawasan Siring Menara Pandang, Senin (24/6) malam.

Ibnu Sina menyebut, dengan dorongan dan perhatian serius dari Pemko, diharapkan pengrajin kain sasirangan dapat membuat produk sasirangan bernilai jual tinggi.

Bentuk dukungannya ialah dengan menggelar Lomba Desain Motif Sasirangan dan Festival Basasirangan untuk memperkuat kebanggaan terhadap kain tradisional.

“Seperti pesan Pak Menteri, sasirangan adalah lokomotif ekonomi kreatif (ekraf) Kota Banjarmasin, yang didukung oleh subsektor ekonomi kreatif lainnya,” tambahnya.

Disamping itu, Ketua TP PKK Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, kegiatan ini menjadi magnet untuk menarik wisatawan lokal, nasional dan mancanegara. Selain itu juga sebagai penguat tekad untuk melestarikan budaya Kain Sasirangan.

“Tentu kita harap pelaksanaan ini memastikan semakin teguhnya posisi sasirangan sebagai warisan budaya bagi kita semua, yang tentu harus kita jaga,” ucapnya.

Kegiatan ini juga disertai peringatan kilas balik kepemimpinan Ibnu Sina dan Arifin Noor. (mcbjm/sm)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Lindungi Anak di Dunia Digital, Orang Tua Diminta Lebih Aktif Mengawasi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Banjarmasin,...

Gubernur Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi dalam Ramah Tamah di Palangkaraya

RETORIKABANUA.ID, Palangkaraya — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, bersama istri sekaligus Ketua...

Ketua DPRD Kalsel Ikuti Retret Nasional di Magelang

RETORIKABANUA.ID, Magelang — Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menghadiri kegiatan...

Kasus Meratus dan Pulau Panci Dibawa ke DPR RI

RETORIKABANUA.ID, Jakarta — DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan membawa persoalan konflik...