Banjarbaru – Lagi dan lagi Pemerintah Kota Banjarbaru diguyur penghargaan atas partisipasinya dalam program Integrated-Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) for Cities, kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas, PT. Surveyor Indonesia dan APEKSI.
Dalam ajang penghargaan Indonesia’s SDGs (Sustainable Development Goals) Action Awards yang diselenggarakan sebagai wujud apresiasi kepada pihak yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam memberikan aksi nyata untuk mewujudkan progam tersebut, Banjarbaru terpilih sebagai salah satu dari 15 besar kota terbaik.
Program I-SIM for Cities sendiri, merupakan gerakan inisiatif untuk mendukung keberlanjutan multi-stakeholders dalam mengelola aspek pembangunan berkelanjutan. Pada tahun 2022, program I-SIM for Cities diikuti oleh 70 dari 98 Kota di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya adalah Banjarbaru.
Dari review laporan hasil penilaian dan dokumen isian, Banjarbaru meraih skor 59,13. Sehingga, Kota Idaman ini dikategorikan sebagai “The Encourager” pencapaian SDGs ditingkat Pemerintah Kota seluruh Indonesia.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menyatakan bahwa pembangunan yang berkelanjutan memang hal yang sangat penting. Oleh karena itu keikutsertaan pihaknya dalam program I-SIM for Cities diyakini dapat meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Peran serta stakeholder dibutuhkan untuk membangun kolaborasi yang baik agar terjadi akselerasi pencapaian setiap indikatornya. Tentunya kita ingin mensejahterakan masyarakat, namun tetap memperhatikan aspek-aspek lainnya. Inilah yang disebut pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya, Rabu (29/3/2023).
Aditya menuturkan, penghargan ini menjadi semangat dan motivasi bagi pihaknya untuk memberikan program unggulan dan inovatif berkaitan pembangunan berkelanjutan di Ibukota Kalimantan Selatan (Kalsel) ke depannya.
“Ini menjadi vitamin bagi kita untuk meningkatkan semangat dan kerja keras agar bisa lebih baik lagi,” tutup Wali Kota Banjarbaru.

Leave a comment