DPRD KalselKALSEL

Bang Dhin Dorong Ekonomi Pesisir Lewat Rumpon Terukur, Pasar Modern, dan Sentra UMKM

111

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin akrab disapa Bang Dhin, menegaskan pentingnya strategi terpadu untuk memperkuat sektor perikanan dan ekonomi pesisir di Kalimantan Selatan. Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah nyata agar nelayan tidak lagi terbebani biaya besar dan risiko tinggi karena harus melaut terlalu jauh.

Salah satu solusi yang dinilai efektif adalah penempatan rumpon secara terukur. Rumpon berfungsi sebagai titik berkumpulnya ikan sehingga nelayan dapat menangkap ikan di area yang lebih dekat dan aman. Namun Bang Dhin mengingatkan bahwa penempatan rumpon tidak boleh sembarangan.

“Rumpon harus dipetakan, diatur, dan diawasi. Jangan sampai hanya kelompok tertentu yang menguasai ruang laut. Kita ingin nelayan kecil terbantu, bukan tersingkir,” tegasnya.

Selain peningkatan produksi, Bang Dhin menilai infrastruktur pendukung seperti pasar rakyat pesisir juga harus dibenahi agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Pasar rakyat seharusnya tidak hanya ramai pagi hari, tetapi menjadi pusat ekonomi nelayan. Kita butuh pasar yang punya cold storage, area lelang ikan, fasilitas pengolahan cepat dan terhubung dengan jaringan distribusi modern. Kalau pasarnya hidup, ekonomi pesisir ikut bergerak,” jelasnya.

Bang Dhin juga menyoroti pentingnya pembangunan sentra ekonomi pesisir yang terintegrasi dengan UMKM lokal. Menurutnya, nilai tambah sektor perikanan akan meningkat jika tersedia pusat pengolahan, rumah kemasan, akses pembiayaan UMKM, hingga fasilitas industrialisasi kecil.

“Kita harus punya sentra kawasan pesisir yang kuat. Nelayan menangkap ikan, UMKM mengolahnya, pasar mendistribusikan dan pemerintah menyiapkan infrastrukturnya. Rantai ekonomi ini harus dibangun,” katanya.

Ia meyakini Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi maritim nasional, terutama di wilayah pesisir selatan seperti Tanah Bumbu, Kotabaru dan Tanah Laut. Namun tanpa perencanaan matang dan dukungan anggaran yang memadai, potensi tersebut sulit diwujudkan. (thr)

Related Articles

Pansus DPRD Kalsel Mulai Usut Distribusi BBM Bersubsidi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi...

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya pemahaman,...

Public Communication Summit 2026, DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya Pengelolaan Isu

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat,...

Pemkab Kotabaru Perkuat Sinergi Komunikasi Publik di Era Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menegaskan komitmennya dalam memperkuat komunikasi...