DPRD KalselKALSEL

Bang Dhin Dorong Ekonomi Pesisir Lewat Rumpon Terukur, Pasar Modern, dan Sentra UMKM

174

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin akrab disapa Bang Dhin, menegaskan pentingnya strategi terpadu untuk memperkuat sektor perikanan dan ekonomi pesisir di Kalimantan Selatan. Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah nyata agar nelayan tidak lagi terbebani biaya besar dan risiko tinggi karena harus melaut terlalu jauh.

Salah satu solusi yang dinilai efektif adalah penempatan rumpon secara terukur. Rumpon berfungsi sebagai titik berkumpulnya ikan sehingga nelayan dapat menangkap ikan di area yang lebih dekat dan aman. Namun Bang Dhin mengingatkan bahwa penempatan rumpon tidak boleh sembarangan.

“Rumpon harus dipetakan, diatur, dan diawasi. Jangan sampai hanya kelompok tertentu yang menguasai ruang laut. Kita ingin nelayan kecil terbantu, bukan tersingkir,” tegasnya.

Selain peningkatan produksi, Bang Dhin menilai infrastruktur pendukung seperti pasar rakyat pesisir juga harus dibenahi agar benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Pasar rakyat seharusnya tidak hanya ramai pagi hari, tetapi menjadi pusat ekonomi nelayan. Kita butuh pasar yang punya cold storage, area lelang ikan, fasilitas pengolahan cepat dan terhubung dengan jaringan distribusi modern. Kalau pasarnya hidup, ekonomi pesisir ikut bergerak,” jelasnya.

Bang Dhin juga menyoroti pentingnya pembangunan sentra ekonomi pesisir yang terintegrasi dengan UMKM lokal. Menurutnya, nilai tambah sektor perikanan akan meningkat jika tersedia pusat pengolahan, rumah kemasan, akses pembiayaan UMKM, hingga fasilitas industrialisasi kecil.

“Kita harus punya sentra kawasan pesisir yang kuat. Nelayan menangkap ikan, UMKM mengolahnya, pasar mendistribusikan dan pemerintah menyiapkan infrastrukturnya. Rantai ekonomi ini harus dibangun,” katanya.

Ia meyakini Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi maritim nasional, terutama di wilayah pesisir selatan seperti Tanah Bumbu, Kotabaru dan Tanah Laut. Namun tanpa perencanaan matang dan dukungan anggaran yang memadai, potensi tersebut sulit diwujudkan. (thr)

Related Articles

Lebih 10 Tahun Tak Dikeruk, Kolam Kamboja Kembali Dioptimalkan

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mengeruk kolam di kawasan Taman...

Bang Dhin Soroti SiLPA Rp2,97 Triliun: Jangan Sampai Anggaran Mengendap Saat Masyarakat Menunggu Manfaat

BANJARMASIN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M....

Bang Dhin Dorong Percepatan Pemerataan Dokter Puskesmas di Kalsel, Kotabaru Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Ketersediaan dokter di Puskesmas menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV...

DPRD Kalsel Dukung Capaian Pemprov Raih Dua Penghargaan

RETORIKABANUA.ID, Balikpapan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih dua penghargaan dalam...