RETORIKABANUA.ID, Balangan – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Fathurrahman, mengajak generasi milenial untuk mulai menekuni dunia pertanian. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan secara ekonomi, terlebih jika dikelola dengan pendekatan modern, inovatif dan berbasis teknologi.
Dalam keterangannya pada Minggu (12/10), Fathurrahman menegaskan bahwa pertanian bukan lagi pekerjaan tradisional yang identik dengan cara-cara lama. Dengan kemajuan teknologi dan strategi pemasaran digital, sektor pertanian kini dapat menjadi ladang bisnis yang menarik bagi anak muda.
“Bertani bukan lagi profesi kuno. Kini, dengan teknologi modern, digitalisasi dan strategi pemasaran yang tepat, pertanian bisa menjadi ladang bisnis yang sangat menguntungkan,” ujarnya.
Fathurrahman menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk mentransformasi sektor pertanian di Balangan. Ia mencontohkan penerapan teknologi presisi dalam bercocok tanam, penggunaan platform digital untuk pemasaran hasil panen, hingga peluang ekspor produk pertanian lokal yang semakin terbuka.
Namun, ia juga menyoroti tantangan serius berupa minimnya regenerasi petani di Indonesia, termasuk di Balangan.
“Kalau semua anak muda hanya ingin jadi pegawai, siapa yang akan memproduksi dan menyediakan makanan kita di masa depan?” tegasnya.
Fathurrahman mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang karena dapat melemahkan ketahanan pangan nasional.
Oleh karena itu, ia mendorong kaum milenial Balangan untuk melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan, berdaya saing dan memiliki nilai strategis bagi masa depan bangsa.
“Jangan anggap bertani pekerjaan kelas dua. Masa depan pertanian ada di tangan kita. Dengan pendekatan modern dan inovasi, kita bisa mandiri pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang luas,” pungkasnya. (asr)



Leave a comment