CERDAS BERPOLITIKKALSELPOLITIK

(Ambin Demokrasi – Cerdas Berpolitik) Pemilu, Perang Baleho

434

Oleh: Noorhalis Majid

Ketika tinggal di Jepang, saya pernah ikut dua kali Pemilu, kata Akbar Rahman, akademisi yang lama tinggal di Jepang, pada Forum Ambin Demokrasi, beberapa waktu lalu.

Suasana seperti apa yang paling berbeda antara Pemilu di Jepang dengan di daerah kita?

Setidaknya ada dua hal yang paling berbeda. Pertama, peserta Pemilu di Jepang tidak mengeluarkan dana. Semua disiapkan pemerintah. Mengeluarkan dana berlebihan, dianggap tidak lazim, tidak ada peserta pemilu yang melakukannya. Semua dana disiapkan pemerintah, termasuk dana kampanye.

Kampanye di sana sederhana. Caleg atau peserta Pemilu, datang ke perempatan jalan atau ke pusat keramaian. Lalu memperkenal diri, menyampaikan visi, misi, dan program kerja. Dengan toa atau pengeras suara, mereka berpidato.

Kedua, kampanye di Jepang tidak ada perang baleho. Hanya ada foto caleg dilengkapi profil, visi, misi dan isu-isu yang menjadi perhatian serta fokus kerja. Dicetak pada kertas berukuran A3. Tidak boleh lebih dari itu, dan sama sekali tidak ada baleho yang memenuhi perempatan atau pertigaan jalan.

Lantas kenapa Pemilu di tempat kita tidak seperti itu? Kenapa penyelenggara dan pemerintah tidak mengatur sedemikian rupa, agar baleho-baleho tidak merusak keindahan kota?

Akibat tidak ada aturan, dengan alasan belum masa kampanye, sesuka hatilah memasang baleho. Perempatan dan pertigaan jalan semraut dengan baleho. Letaknya berlapis-lapis saling mengalahkan satu dengan lainnya.

Tidak bisakah Pemilu kita dibuat lebih sederhana, bersahaja dan cerdas? Seperti di Jepang sebagaimana cerita Akbar Rahman? Tidak perlu baleho-baleho besar yang angkuh, cukup datang kepada pemilih dan berdialog. Sampaikan hal-hal yang ingin diperbaiki di masa depan.

Bukankah substansi Pemilu itu perbaikan masa depan, bukan adu baleho? (nm)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin Dorong Percepatan Pemerataan Dokter Puskesmas di Kalsel, Kotabaru Jadi Prioritas

BANJARMASIN – Ketersediaan dokter di Puskesmas menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV...

DPRD Kalsel Dukung Capaian Pemprov Raih Dua Penghargaan

RETORIKABANUA.ID, Balikpapan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih dua penghargaan dalam...

Evaluasi APBD Kalsel 2025: Belanja Terserap 82,76 Persen, SILPA Tembus Rp2,97 Triliun

BANJARBARU – Realisasi belanja Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun Anggaran 2025 tercatat...

Gubernur Pemprov Kalsel Cek Karhutla Pengayuan, Suhu Bara Gambut Turun 90 Deraja

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin meninjau langsung penanganan kebakaran...