BANJARMASINKALSEL

Bang Dhin: Jalur Banjarbaru–Batulicin Jangan Terus Memakan Korban, Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

21

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., yang akrab disapa Bang Dhin, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk segera mengambil langkah nyata menyusul kembali terjadinya kecelakaan di jalur alternatif Banjarbaru–Batulicin yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

Menurut Bang Dhin, jalur yang dibangun untuk mempercepat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut tidak boleh terus menjadi lokasi yang merenggut nyawa masyarakat.

“Jalur Banjarbaru–Batulicin merupakan salah satu infrastruktur strategis yang menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan. Namun jangan sampai manfaat besar yang dihadirkan justru dibayar dengan nyawa masyarakat. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar pelengkap pembangunan,” tegas Bang Dhin, Sabtu (1/8/2026).

Bang Dhin menilai sudah saatnya pemerintah melakukan audit keselamatan jalan (Road Safety Audit) secara menyeluruh. Audit tersebut penting untuk mengidentifikasi setiap faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum kembali memakan korban.

Ia meminta Dinas PUPR, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel segera berkolaborasi melakukan evaluasi komprehensif terhadap seluruh ruas jalan, terutama pada titik-titik yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.

Evaluasi tersebut, kata Bang Dhin, harus mencakup kondisi tikungan tajam, tanjakan dan turunan ekstrem, kualitas permukaan jalan, sistem drainase, penerangan jalan, hingga efektivitas rambu lalu lintas dan marka jalan yang ada.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah segera melengkapi berbagai fasilitas keselamatan, seperti pemasangan guardrail (pagar pengaman), marka reflektif, lampu penerangan jalan, rumble strip (pita penggaduh), warning light, cermin tikungan, papan informasi batas kecepatan, serta jalur evakuasi dan layanan tanggap darurat di lokasi-lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Jangan hanya menunggu kecelakaan berikutnya baru kemudian bergerak. Pemerintah harus hadir lebih dulu melalui langkah-langkah pencegahan. Keselamatan masyarakat tidak boleh bergantung pada imbauan agar berhati-hati semata, tetapi harus didukung oleh infrastruktur yang benar-benar aman,” ujarnya.

Bang Dhin juga menekankan bahwa pembangunan jalan tidak hanya diukur dari cepatnya akses transportasi maupun meningkatnya aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kemampuan negara dalam melindungi setiap warga yang melintas di atasnya.

Ia berharap hasil audit keselamatan nantinya menjadi dasar penyusunan program penanganan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang, lengkap dengan dukungan anggaran yang memadai sehingga perbaikan tidak bersifat sementara.

“Setiap korban adalah pengingat bahwa masih ada yang harus dibenahi. Jangan biarkan jalur ini terus memakan korban. Pemerintah harus bertindak cepat, serius, dan terukur agar masyarakat dapat menggunakan jalan ini dengan rasa aman,” kata Bang Dhin.

Di akhir pernyataannya, Bang Dhin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia dan mendoakan seluruh korban yang mengalami luka-luka agar segera diberikan kesembuhan.

“Saya turut berbelasungkawa atas musibah ini. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. Kepada para korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tutupnya.

Related Articles

Bang Dhin: Proses PAW Komisioner KPID Kalsel Harus Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin,...

38 Jemaah Umrah Kalsel Terlantar di Jeddah, Bang Dhin Minta Pengawasan Travel Dievaluasi

BANJARMASIN – Kasus 38 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang sempat terlantar...

Temui Kapolres, ORADO Tanah Bumbu Tegaskan Domino Bukan Judi, tetapi Olahraga Prestasi

TANAH BUMBU – Pengurus Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan...

Bang Dhin Sejalan dengan Gubernur Muhidin: Jika Janji Pemulihan Listrik Tak Terpenuhi, GM PLN Harus Bertanggung Jawab

BANJARMASIN – Sikap tegas Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, terhadap persoalan pemadaman listrik...