RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, meresmikan Gedung Baru Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Jumat (10/7). Peresmian tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta pemotongan untaian bunga sebagai simbol mulai beroperasinya gedung baru.
Gedung yang dibangun melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025 tersebut memiliki 44 kamar dengan kapasitas 176 jemaah. Fasilitasnya telah memenuhi standar pelayanan setara hotel bintang tiga guna memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi calon jemaah haji maupun masyarakat yang memanfaatkannya.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekdaprov, Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas baru tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Hadirnya gedung baru ini merupakan kemajuan yang patut disyukuri. Pembangunan sarana dan prasarana seperti ini bukan sekadar menghadirkan bangunan yang megah, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta pengelolaan aset yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Merawat aset negara sama pentingnya dengan membangunnya. Budaya melayani, profesionalisme, disiplin, dan inovasi harus terus menjadi bagian dari setiap insan yang bertugas di Asrama Haji Kelas I Banjarmasin,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyampaikan harapan agar penerbangan langsung dari Kalimantan Selatan menuju Arab Saudi, baik ke Jeddah maupun Madinah, dapat segera terwujud. Menurutnya, penerbangan langsung akan memberikan kemudahan bagi jemaah sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu gerbang keberangkatan haji di Pulau Kalimantan.
Apabila rute tersebut terealisasi, Asrama Haji Kelas I Banjarmasin diharapkan berkembang menjadi pusat layanan terpadu bagi jemaah haji dan umrah dengan pelayanan yang cepat, nyaman, profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan pembangunan gedung baru merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di daerah.
Menurutnya, fasilitas yang semakin representatif harus diimbangi dengan peningkatan mutu pelayanan sehingga Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan sekaligus memberikan layanan terbaik bagi calon jemaah haji dan umrah.
“Dengan fasilitas yang semakin baik, kami berharap pelayanan kepada jemaah juga semakin nyaman, aman, dan berkualitas,” ujarnya. (ap)


