KOTABARUPemkab Kotabaru

WKRI Kotabaru Ajak Perempuan Kelola Sampah Lewat Eco Enzyme

12

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotabaru menggelar pertemuan rutin yang kali ini dilaksanakan oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Kotabaru. Kegiatan mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Menjaga Lingkungan: Pemanfaatan Eco Enzyme dari Dapur untuk Bumi yang Lebih Baik”.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (7/7) di Gedung Ratu Intan Lantai 2 ini diikuti pengurus dan anggota berbagai organisasi wanita se-Kabupaten Kotabaru. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada edukasi pengelolaan sampah organik.

Melalui tema tersebut, GOW menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pelopor pelestarian lingkungan yang dimulai dari rumah tangga. Salah satu langkah sederhana yang diperkenalkan adalah pemanfaatan eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik dapur seperti sisa buah dan sayuran yang memiliki banyak manfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Ketua Pelaksana dari WKRI Kabupaten Kotabaru, Tri Wahyu Ningsih, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan dalam mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.

“Dengan memanfaatkan sisa buah dan sayur dari dapur, eco enzyme dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, perawatan tanaman, hingga membantu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kotabaru, Siti Khadijah Syairi Mukhlis, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.

“Melalui pengelolaan sampah yang baik, kita tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Khadijah juga mengajak seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW Kabupaten Kotabaru untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, serta aktif mendukung berbagai program di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan dan pelestarian lingkungan.

“Saya yakin organisasi perempuan di Kabupaten Kotabaru dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber Roberta Tri Harjanti. Selain menjelaskan proses pembuatan eco enzyme, narasumber juga mengulas berbagai manfaatnya bagi rumah tangga dan lingkungan.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah organik di lingkungan masing-masing.

Melalui pertemuan rutin ini, GOW Kabupaten Kotabaru berharap semakin banyak perempuan yang tergerak menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Langkah sederhana dari dapur rumah tangga diyakini mampu memberikan dampak besar dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan. (mc)

Related Articles

Pemkab Kotabaru Perkuat Disiplin ASN Lewat Sosialisasi PP 94/2021 dan Aplikasi I-DIS

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus memperkuat penegakan disiplin Aparatur Sipil...

Kafilah MTQ Kotabaru Raih Peringkat 4, Pemkab Berikan Bonus Rp. 265 Juta

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar syukuran sekaligus menyerahkan bonus kepada...

DPRD Kotabaru Sahkan Dua Perda dalam Rapat Paripurna

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – DPRD Kabupaten Kotabaru mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Kotabaru Perkuat Layanan Aduan Publik Lewat SP4N-LAPOR

RETORIKABANUA.ID, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)...