RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II di Daerah Pemilihan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada 13–20 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Supian HK mengunjungi 16 desa di empat kecamatan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu konstituen dan mendengarkan berbagai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami rangkum menjadi Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kalsel atau Pokir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, usulan masyarakat nantinya akan diteruskan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk dibahas dalam rapat paripurna dan disinkronkan dengan hasil Musrenbang guna menentukan prioritas pembangunan daerah.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat, lanjut Supian HK, diharapkan dapat masuk dalam perencanaan pembangunan dan diakomodasi dalam APBD Perubahan maupun APBD Tahun 2027.
“Usulan yang paling sering disampaikan masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur jalan, pembersihan jalur sungai, bantuan UMKM, pendidikan, hingga sektor kesehatan. Semua akan kami perjuangkan agar menjadi prioritas,” tegasnya.
Sebagai putra daerah Hulu Sungai Utara, Supian HK juga memanfaatkan momentum reses untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di kampung halamannya.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Saya ingin memastikan pembangunan di Banua, khususnya HSU, benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Adapun 16 desa yang dikunjungi Ketua DPRD Kalsel dua periode tersebut meliputi Desa Rantau Bujur Tengah, Rantau Darat, Rantau Bujur Hilir, Rantau Bujur Hulu dan Tambalang Raya di Kecamatan Sungai Tabukan.
Kemudian Desa Pajukungan Hulu, Pajukungan Hilir, Sungai Luang Hulu, Sungai Luang Hilir, Parupukan, serta Sungai Papuyu di Kecamatan Babirik.
Selanjutnya Desa Kayakah, Banyu Hirang, dan Murung Panggang di Kecamatan Amuntai Selatan, serta Desa Sarang Burung dan Telaga Mas di Kecamatan Danau Panggang.
Di sela kegiatan reses, Supian HK terus mengajak masyarakat aktif menyampaikan usulan dan masukan agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih tepat sasaran.
“Jangan sungkan menyampaikan aspirasi. Forum ini milik kita bersama untuk membangun Banua. Hasil reses ini nantinya akan kami kawal di tingkat provinsi,” ungkapnya. (ms)

