RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Rais Ruhayat, resmi dilantik sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel periode 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu malam (20/5).
Pelantikan pengurus DPD KNPI Kalsel dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, M. Ryano Panjaitan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalsel, H. Muhidin, unsur Forkopimda, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam susunan kepengurusan baru, Andi Rustianto, dipercaya menjabat Ketua DPD KNPI Kalsel. Sementara posisi Sekretaris diemban Rais Ruhayat dan Bendahara dipercayakan kepada Gadis Wahyu Ramadhan Tari.
Pelantikan ini menjadi simbol kepercayaan terhadap figur muda di legislatif untuk mengambil peran strategis dalam organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia. Kehadiran unsur legislatif di tubuh KNPI juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah.
“Sinergi antara KNPI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar energi positif anak muda dapat diarahkan untuk kegiatan yang produktif dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Rais Ruhayat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, diperlukan ruang kolaborasi yang mampu menampung kreativitas, gagasan dan kontribusi pemuda di berbagai bidang.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap organisasi kepemudaan dalam membantu pembangunan daerah. Ia berharap kepengurusan baru KNPI mampu memperkuat semangat kolaborasi dan partisipasi generasi muda untuk kemajuan Banua.
Ketua DPD KNPI Kalsel terpilih, Andi Rustianto, juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KNPI sebagai organisasi yang aktif, solid dan menjadi wadah pemersatu pemuda di Kalimantan Selatan.
Dengan amanah baru sebagai Sekretaris DPD KNPI Kalsel, Rais Ruhayat diharapkan mampu membawa semangat kolaboratif, inovatif dan aspiratif bagi kalangan pemuda. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan. (ms)

