DPRD KalselFeaturedKALSEL

Tanah Kambatang Lima Menuju Paripurna: Bang Dhin Dukung Langkah Gubernur

88
Gubernur Kalsel Muhidin ajukan rapat paripurna DPRD untuk pembentukan Kabupaten Tanah Kambatang Lima. Bang Dhin sebut ini langkah strategis penopang IKN.

RETORIKABANUA.ID, BANJARBARU – Harapan masyarakat akan terbentuknya daerah otonom baru semakin mendekati kenyataan. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, secara resmi mengajukan permohonan kepada DPRD Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadwalkan rapat paripurna terkait pembentukan calon Kabupaten Tanah Kambatang Lima.

Langkah berani ini tertuang dalam surat resmi Gubernur yang dikirimkan kepada Ketua DPRD Provinsi Kalsel pada Maret 2026. Permohonan ini menandai babak baru dalam proses pemekaran wilayah dari kabupaten induk, yaitu Kabupaten Kotabaru, guna mempercepat pemerataan pembangunan di pesisir Kalimantan Selatan.

Dukungan Strategis Bang Dhin untuk Penopang IKN

Anggota DPRD Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin (Bang Dhin), menyambut baik inisiatif cepat yang diambil oleh Gubernur. Ia menilai pemekaran Tanah Kambatang Lima memiliki potensi besar dalam mendorong kemajuan berbagai sektor, terutama penguatan ekonomi kerakyatan dan infrastruktur.

Bang Dhin menegaskan bahwa secara geografis, wilayah ini memiliki posisi yang sangat strategis karena berdekatan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, pembentukan kabupaten baru ini akan menjadikan wilayah tersebut sebagai penyangga utama IKN yang tangguh dan mandiri di masa depan.

“Pemekaran ini akan mendorong kemajuan daerah dalam banyak sektor. Tanah Kambatang Lima akan menjadi wilayah penopang IKN yang strategis karena letak geografisnya,” ujar Bang Dhin.

Mewujudkan Keadilan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Lebih lanjut, Bang Dhin menekankan bahwa saat ini seluruh elemen masyarakat dan pemerintah perlu menunjukkan keseriusan untuk mempercepat proses birokrasi. Ia memberikan contoh nyata kesuksesan Kabupaten Tanah Bumbu yang terbukti mampu berkembang pesat pasca melakukan pemekaran wilayah di masa lalu.

Pembentukan Tanah Kambatang Lima bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperpendek rentang kendali birokrasi. Jarak tempuh yang jauh menuju pusat pemerintahan di Kotabaru selama ini menjadi kendala utama warga. Dengan adanya kabupaten baru, pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan desa diharapkan dapat berjalan lebih maksimal dan merata.

Tindak Lanjut Rekomendasi Bupati Kotabaru

Surat permohonan Gubernur tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pemekaran yang diajukan oleh Bupati Kotabaru pada awal Maret 2026. Gubernur Muhidin menyatakan dukungannya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mewajibkan adanya persetujuan bersama antara DPRD Provinsi dan Gubernur.

Gubernur berharap DPRD Provinsi Kalimantan Selatan segera menjadwalkan rapat paripurna untuk membahas secara mendalam pembentukan calon daerah otonom baru ini. Dengan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif tingkat provinsi, impian masyarakat Tanah Kambatang Lima untuk memiliki pemerintahan sendiri kini tinggal selangkah lagi.

Related Articles

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemprov Kalsel Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Kebangsaan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir...

Supian HK Bacakan Pembukaan UUD 1945 pada Upacara Hari Lahir Pancasila

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mendapat kehormatan...

KSB DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Kalsel Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sekolah Partai

Jakarta — Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, SE,...

Pansus DPRD Kalsel Ajak Warga Awasi Distribusi BBM Subsidi

Kalimantan Selatan — DPRD Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi...