BANJARMASINDPRD Banjarmasin

LKPJ Wali Kota Banjarmasin 2025: IPM Naik dan Kemiskinan Turun

102
LKPJ Wali Kota Banjarmasin akhir TA 2025 resmi disampaikan Muhammad Yamin HR. Peningkatan IPM dan penurunan angka pengangguran jadi capaian positif pembangunan.

RETORIKABANUA.ID, BANJARMASIN – Penyampaian LKPJ Wali Kota Banjarmasin Akhir Tahun Anggaran 2025 resmi digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin. Rapat Paripurna ini berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin pada Rabu (25/03/2026).

Kegiatan penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua Harry Wijaya dan Muhammad Isnaini. Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, hadir memaparkan laporan capaian kinerja pemerintahannya di hadapan jajaran Kepala SKPD dan anggota legislatif.

Capaian Makro dan Indikator Pembangunan

Dalam pemaparannya terkait LKPJ Wali Kota Banjarmasin, Yamin menjelaskan bahwa indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif. Hal ini sejalan dengan tema penguatan sarana kota sebagai pusat ekonomi, budaya Banjar, dan pariwisata sungai. Visi “Banjarmasin Maju Sejahtera” menjadi kompas utama dalam setiap kebijakan yang diambil selama tahun 2025.

Berdasarkan data demografis, jumlah penduduk Banjarmasin hingga akhir 2025 mencapai 683.091 jiwa. Pertumbuhan penduduk dinilai relatif terkendali di angka 0,1% hingga 0,21%. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan sebesar 0,35% dibandingkan tahun sebelumnya, yang menandakan kualitas hidup masyarakat terus membaik.

Pertumbuhan Ekonomi dan Grafik Kemiskinan

Sektor ekonomi juga menunjukkan angka yang menggembirakan dalam laporan LKPJ Wali Kota Banjarmasin tersebut. Pertumbuhan ekonomi melonjak dari 5,63% menjadi 5,66%. Prestasi lainnya adalah keberhasilan pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dari 4,58% menjadi 4,52%.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita juga meningkat sebesar 8,00%, dari Rp68.284,69 menjadi Rp73.746,61. Ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Ratio Gini pun menurun dari 0,35 menjadi 0,31. Tak hanya itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turut menyusut dari 6,56% menjadi 6,49% pada akhir tahun anggaran 2025.

Evaluasi dan Sinergi di Tahun 2026

Wali Kota menegaskan bahwa hasil positif ini adalah buah sinergi antara pemerintah kota, DPRD, dan berbagai pemangku kepentingan. Namun, Yamin menyadari bahwa tantangan infrastruktur dan ekosistem sungai di masa depan masih memerlukan penanganan serius.

LKPJ Wali Kota Banjarmasin ini menjadi gambaran jelas atas pelaksanaan pemerintah daerah sekaligus bahan evaluasi. Kami memerlukan masukan untuk perbaikan kinerja pembangunan ke depan,” ujar Yamin HR.

Menutup rangkaian acara yang masih dalam suasana lebaran, Wali Kota bersama jajaran Kepala SKPD menggelar Halalbihalal dengan pimpinan dan anggota DPRD Kota Banjarmasin. Yamin berpesan agar komunikasi antarlembaga terus diperkuat demi memastikan pembangunan di tahun 2026 berjalan lebih optimal dan menyasar kepentingan masyarakat luas.

Related Articles

Hari Lahir Pancasila, Yamin Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Zaman

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum untuk...

Pansus DPRD Kalsel Ajak Warga Awasi Distribusi BBM Subsidi

Kalimantan Selatan — DPRD Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi...

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Iduladha

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengikuti pelaksanaan Salat...

Takbir Keliling Kembali Semarakkan Kota Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin...