RETORIKABANUA.ID, Barito Kuala – Peresmian Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bukan sekadar seremoni politik rutin. Ini adalah langkah nyata dalam menghadirkan ruang publik yang multifungsi, sekaligus menghidupkan kembali area yang sebelumnya hanya menjadi jalur transportasi. Dengan luas sekitar 1,5 hektare, kawasan ini menawarkan kombinasi unik antara Ruang Terbuka Hijau (RTH), fasilitas bermain anak-anak dan restoran dengan pemandangan senja menawan dari Jembatan Barito.
Keberhasilan proyek ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, terlihat dari kehadiran Bupati Barito Kuala,Bahrul Ilmi dan Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pengelolaan ruang publik yang strategis dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus membuka peluang bagi wisata lokal yang berdampak positif pada ekonomi.
Selain fungsi rekreasi, kawasan ini juga menjadi simbol pentingnya ruang publik yang inklusif. Pemotongan pita, peninjauan RTH, hingga kegiatan buka puasa bersama masyarakat menekankan pendekatan partisipatif pemerintah. Warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari transformasi sosial dan budaya ruang kota. Ini menghadirkan model pengembangan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat sekaligus keindahan lingkungan.
Salah satu poin menarik adalah akses visual dari lantai 2 bangunan baru, memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan jembatan yang ikonik di Kalsel. Ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisata, tetapi juga menegaskan bahwa desain ruang publik bisa harmonis antara fungsi estetika, rekreasi, dan kenyamanan warga.
Secara keseluruhan, Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito adalah contoh bagaimana inovasi tata ruang dapat menghadirkan manfaat multifungsi: estetika, sosial, rekreasi dan ekonomi. Dengan fasilitas lengkap, mulai dari playground hingga restoran, tempat ini siap menjadi magnet baru bagi warga lokal maupun wisatawan, sekaligus memperkuat identitas Kota Barito Kuala sebagai kota yang peduli pada ruang publik dan kualitas hidup masyarakatnya. (ms)


