RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan komitmen pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota dalam mendukung percepatan pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) di Kalsel. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Pangdam dan jajaran terkait di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (10/12).
H. Muhidin menjelaskan, pembangunan Kodam merupakan penyesuaian dari rencana awal pembangunan Batalyon di Tanah Bumbu. Setelah koordinasi dengan Kementerian Pertahanan, alokasi pembangunan Batalyon dialihkan untuk pembangunan Kodam di Kalsel.
Pembangunan direncanakan mulai tahun 2026, dengan target penyelesaian penuh pada 2027. “Pusat melalui Kementerian Pertahanan akan menanggung sebagian biaya, sisanya menjadi komitmen Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,” ujar H. Muhidin.
Lokasi Kodam telah disiapkan di kompleks perkantoran Pemprov Kalsel, dekat Masjid Pemprov, yang sebelumnya sudah dipetakan sebagai kawasan fasilitas pertahanan. Gubernur berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk dari sisi kepemilikan lahan.
Selain itu, Muhidin mengungkapkan bahwa nama resmi Kodam masih dalam finalisasi. Pemerintah daerah dan TNI sepakat mengusulkan penghidupan kembali nama bersejarah, Kodam Lambung Mangkurat, sebagai identitas kehormatan bagi Banua. (ms)


