BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Bekali ASN Hadapi Masa Pensiun

72

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mengambil langkah nyata untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) yang segera memasuki masa pensiun tetap siap secara finansial dan mental.

Melalui Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat), kegiatan sosialisasi pra-pensiun digelar pada Senin (8/12) di Aula BKD Diklat, Jalan RE Martadinata, Banjarmasin.

Dalam acara tersebut, Bank BSI menghadirkan Area Manager BSI Area Banjarmasin, Mubasyir, yang memaparkan berbagai layanan perbankan dan pilihan pengelolaan keuangan bagi ASN menjelang purnabakti.

Taspen juga berperan memberikan materi teknis terkait hak-hak pensiun. Hadir I Nengah Sunarta selaku Service and Membership Sector Head, serta Vada Erlangga sebagai HC and GA Sector Head, yang menjelaskan hak, kewajiban, serta mekanisme layanan bagi peserta pensiun.

Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak ingin melepas ASN begitu saja ketika memasuki masa pensiun. Menurutnya, masa transisi setelah bekerja puluhan tahun memerlukan persiapan yang matang agar tidak menimbulkan tekanan ekonomi maupun psikologis.

“Kami ingin memastikan ASN yang akan pensiun memiliki bekal yang cukup, bukan hanya soal dana, tetapi juga pengetahuan untuk mengatur kehidupan di masa purnabakti,” ujarnya saat membuka acara.

Totok menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kesejahteraan ASN sejak awal karier hingga akhir pengabdian. Melalui kerja sama dengan BSI dan Taspen, peserta diharapkan mendapatkan pemahaman mengenai instrumen keuangan syariah, layanan dana pensiun, perencanaan investasi, serta strategi manajemen risiko.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial. Ketika masa pensiun tiba, mereka harus benar-benar siap menghadapi perubahan. Karena itu kami menggandeng BSI dan Taspen agar peserta memahami langsung cara mengelola aset dan hak-haknya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah ingin memberikan rasa aman bagi ASN yang telah mengabdikan hidupnya untuk pelayanan publik. “Kami punya tanggung jawab moral. Mereka sudah membangun kota ini selama bertahun-tahun, jadi sudah seharusnya masa depan mereka dipersiapkan dengan baik,” tutupnya.

Selain materi teknis, peserta juga mendapat wawasan dari dua narasumber tambahan. Mahyuni seorang nasabah pensiun BSI berbagi pengalaman mengenai tantangan mengelola keuangan setelah tidak lagi bekerja.

“Transisi pensiun itu tidak mudah. Tapi dengan perencanaan sejak jauh hari, kita bisa tetap produktif dan tenang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan ritel modern, Rizky dari Indogrosir, memaparkan peluang usaha bagi para pensiunan yang ingin tetap aktif dan memperoleh penghasilan tambahan.

Acara berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab, yang banyak membahas simulasi keuangan keluarga, strategi menjaga likuiditas, serta cara mengantisipasi risiko kesehatan dan ekonomi pasca-pensiun. BKD Diklat berharap edukasi semacam ini tak hanya bermanfaat bagi para ASN, tetapi juga mendukung stabilitas sosial secara lebih luas. (ms)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Integrasikan CCTV Lintas SKPD untuk Smart City

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik...

Paman Kelotok Banjarmasin Kini Jadi “Kapten Kapal”

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wajah wisata susur sungai di Kota Banjarmasin terus ditingkatkan....

Sekda Baru Pemko Banjarmasin Siap Dikritik

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Banjarmasin yang sempat...

KRI Teluk Kupang Sandar di Banjarmasin, Warga Diajak Naik Kapal Perang

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Suasana Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (20/5), tampak berbeda dengan...