BANJARMASINPemko Banjarmasin

Satukan Aksi: Pemko Banjarmasin Mantapkan Komitmen Berantas Korupsi

80

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi dan Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (4/12). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, acara ini menjadi wujud komitmen Pemkot Banjarmasin untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Melalui sosialisasi ini, seluruh unsur pemerintahan didorong memperkuat nilai integritas dan budaya antikorupsi.

Acara dihadiri perwakilan legislatif, eksekutif, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, dan lurah se-Kota Banjarmasin. Keterlibatan berbagai pihak ini menegaskan bahwa pemberantasan korupsi memerlukan kolaborasi lintas sektor.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa Hakordia bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat upaya pencegahan korupsi di seluruh lini pemerintahan.

“Perjuangan melawan korupsi harus dilakukan secara konsisten, sistematis dan berkelanjutan. Tema ‘Satukan Aksi, Basmi Korupsi’ menegaskan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan kerja bersama,” ujarnya.

Yamin menjelaskan bahwa komitmen Indonesia dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih telah diperkuat sejak diratifikasinya UNCAC pada 2006. Ia menekankan pentingnya menerjemahkan komitmen tersebut ke dalam tindakan nyata, termasuk di Kota Banjarmasin.

Menurutnya, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada pencegahan, transparansi, serta komitmen setiap aparatur untuk bekerja jujur dan bertanggung jawab.

Wali Kota kemudian menekankan empat poin penting: menjadikan integritas sebagai dasar setiap proses pemerintahan; mengoptimalkan peran penyuluh antikorupsi; menjadikan Hakordia sebagai sarana edukasi bagi ASN; serta meningkatkan keterlibatan publik dalam pengawasan.

“Upaya melawan korupsi akan lebih efektif jika masyarakat turut mengawasi, melapor dan terlibat dalam gerakan bersama,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Banjarmasin juga memberikan penghargaan dan hadiah bagi karya kreatif bertema antikorupsi sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini.

“Semoga komitmen kita terhadap pemerintahan yang bersih semakin kuat dan Banjarmasin dapat menjadi kota bebas korupsi,” pungkas Yamin.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menambahkan bahwa Hakordia harus menjadi momen memperkuat integritas ASN.

“Kami berharap ini tidak hanya menjadi seremoni. Hari Anti Korupsi Sedunia harus menjadi titik awal untuk membangun semangat antikorupsi bagi seluruh ASN, termasuk PPPK yang baru,” ujarnya.

Menurut Ananda, seluruh aparatur wajib menjadi teladan dalam pelayanan publik yang bersih dan bebas dari praktik yang berpotensi menimbulkan kecurangan.

Sementara itu, Inspektur Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana, menjelaskan bahwa Hakordia adalah momentum meningkatkan kesadaran ASN dan masyarakat terhadap pentingnya pencegahan korupsi.

“Tema tahun ini menekankan langkah pencegahan. Kami terus mengajak semua pihak melakukan pencegahan sejak dini agar tidak terjadi kecurangan,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa terdapat 17 bentuk korupsi dalam 7 kategori, sehingga edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting. Dolly juga menyampaikan bahwa Pemkot memiliki Whistleblowing System (WBS) yang turut dipantau KPK.

“Selama setahun, laporan melalui DUMAS dan WBS hampir mencapai 40 laporan, namun hanya sekitar 12 yang dapat ditindaklanjuti karena kelengkapan bukti. Banyak laporan yang ternyata bukan korupsi, melainkan kelalaian atau lemahnya pengawasan,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Inspektorat terus mendorong penerapan pembayaran non-tunai untuk meminimalkan potensi penyimpangan. “Tidak boleh lagi ada transaksi pembayaran secara cash. Semua harus melalui transfer,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Banjarmasin berharap ASN dan masyarakat terus memperkuat budaya integritas, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi demi pembangunan kota yang lebih baik. (ms)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Integrasikan CCTV Lintas SKPD untuk Smart City

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik...

Paman Kelotok Banjarmasin Kini Jadi “Kapten Kapal”

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wajah wisata susur sungai di Kota Banjarmasin terus ditingkatkan....

Sekda Baru Pemko Banjarmasin Siap Dikritik

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Banjarmasin yang sempat...

KRI Teluk Kupang Sandar di Banjarmasin, Warga Diajak Naik Kapal Perang

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Suasana Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Rabu (20/5), tampak berbeda dengan...