RETORIKABANUA.ID, Balangan – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam membina masyarakat, serta mencegah penyebaran paham-paham menyimpang dalam aliran kepercayaan dan keagamaan.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Kesbangpol Balangan, Syaifuddin Tailah, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) di Paringin, Kamis (8/5).
“Melalui rakor ini, kita harap bisa bersinergi dalam mengawasi dan merespons dini bila ditemukan hal-hal yang menyimpang di tengah masyarakat Balangan,” ujar Syaifuddin.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam membangun sistem deteksi dan penanganan dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus menjaga stabilitas sosial di wilayah Balangan.
Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balangan, Mangantar Siregar, menekankan pentingnya rakor ini sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial dan penyimpangan ajaran kepercayaan yang bisa mengganggu ketertiban umum.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas masyarakat. Namun perlu digarisbawahi, pengawasan yang dilakukan bukan untuk membatasi kebebasan beragama, melainkan memastikan setiap ajaran tetap sejalan dengan nilai Pancasila dan UUD 1945,” jelas Mangantar.
Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Balangan, Ahmad Fadhilah, menyebutkan bahwa rakor ini juga menjadi forum untuk menghimpun informasi dari berbagai tokoh agama dan masyarakat terkait perkembangan dinamika kepercayaan di lapangan.
“Informasi-informasi yang masuk akan menjadi dasar penting bagi langkah tindak lanjut ke depan. Kami ingin hasil dari rapat ini tidak hanya sebatas diskusi, tapi benar-benar menghasilkan langkah konkret dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tutur Fadhil.
Dengan keterlibatan berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan strategi yang efektif dalam menjaga kerukunan dan mencegah munculnya paham menyimpang yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (ms)



Leave a comment