RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, bersama Wakil Wali Kota, Ananda, menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin yang digelar di Aula Kodim 1007/Banjarmasin, Selasa (3/6). Rapat ini membahas langkah antisipasi dan mitigasi jelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.
Pertemuan rutin ini menjadi ajang koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun langkah konkret menjelang Hari Raya Kurban. Wali Kota Yamin menegaskan bahwa seluruh hasil diskusi dan poin penting yang dibahas akan dituangkan dalam surat edaran resmi sebagai pedoman bagi masyarakat.
Salah satu perhatian utama dalam rapat adalah persoalan pengelolaan limbah hewan kurban, terutama sisa-sisa daging dan darah yang dibuang sembarangan ke sungai dan berpotensi mencemari lingkungan.
“Kami minta SKPD terkait agar aktif menyosialisasikan ini kepada panitia kurban dan juru sembelih hewan (Juleha), agar pengelolaan limbah dilakukan secara benar dan tidak merusak lingkungan,” ujar Wali Kota Yamin.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan hewan kurban, khususnya yang berada di rumah potong hewan.
“Pemeriksaan hewan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan hewan yang dikurbankan dalam kondisi sehat,” tambahnya.
Wali Kota Yamin juga menekankan pentingnya menjaga kestabilan pasokan bahan pokok menjelang Idul Adha. Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk memantau dan mengoordinasikan ketersediaan cadangan pangan dan bahan kebutuhan pokok lainnya.
“Pagi tadi operasi pasar murah sudah berjalan. Ini upaya kita untuk menjaga harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” katanya.
Sebelum menutup rapat, Yamin mengajak seluruh pihak, termasuk para camat se-Kota Banjarmasin, untuk bersinergi dalam menciptakan suasana Idul Adha yang aman, nyaman dan tertib.
“Kami ingin perayaan Idul Adha tahun ini berjalan lancar, mulai dari aspek keamanan, kebersihan, hingga ketersediaan bahan pokok,” tutupnya. (ms)

Leave a comment