BANJARMASINKALSELPEMBANGUNANPEMERINTAHAN

Banjarmasin Siap Melangkah Menjadi Kota Terinovatif

324

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar sosialisasi, sekaligus evaluasi penilaian Indeks Inovasi Daerah Kota Banjarmasin di Hotel Rattan Inn, Senin (13/5).

Kegiatan dibuka Plt Asisten II Perekonomian dan Pembangunan M Taufik Rivani. Turut hadir Awan Yanuarto (Badan Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, TI dan Inovasi Kementerian Dalam Negeri) selaku narasumber dan diikuti Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi, sejumlah kepala SKPD, camat, Perusda, serta jajaran terkait.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta melalui langkah pemahaman dan penyamaan persepsi SKPD mengenai pentingnya inovasi daerah yang terlaporkan secara baik dan sistematis.

Taufik Rivani mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menyebut, ini merupakan bagian dari persiapan Kota Banjarmasin dalam penilaian Inovasi Daerah untuk tahun 2024.”Ini langkah penting bagi kita untuk bersama-sama mengevaluasi capaian inovasi yang telah dibuat, serta merancang kembali langkah-langkah lanjutan dari inovasi tersebut,” ucapnya di sela-sela arahan.

Lebih lanjut, ia menginginkan inovasi yang telah dihadirkan oleh SKPD jangan bersifat ad-hoc atau sementara, melainkan berkelanjutan dan mengikat.”Ketika berbicara adhoc, maka itu bersifat sementara. Akhirnya kan sustainablenya tidak lancar, keberlanjutannya tidak ada,” ucapnya.

Taufik menambahkan, yang terpenting dari inovasi itu ialah kemudahan dan nilai manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat terutama di bidang pelayanan publik, baik yang bersifat digital maupun IPTEK.

Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi mengatakan Kota Banjarmasin untuk penilaian indeks Inovasi Daerah di tahun 2023 lalu berada di urutan ke-21 untuk kategori kota dengan indeks sebesar 60,72 atau berpredikat Sangat Inovatif.

“Inovasi-inovasi yang selama ini telah dihadirkan, kita harapkan bisa mendukung kebutuhan yang ada di masyarakat dari berbagai sektor. Salah satunya pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.Dan dalam prosesnya, baik inovasi yang sudah ada maupun baru di dalamnya terdapat hal-hal yang bisa dikembangkan terus (terbarukan) untuk mendorong kesesuaian dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. (ms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Banjarmasin Perbarui Data Pajak, Optimalkan PAD Tanpa Naikkan Tarif

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah...

Cegah Penyakit Sejak Dini, Pemko Banjarmasin Siapkan Rp. 800 Juta untuk Penanganan Hipertensi

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit,...

Serap Aspirasi di Paminggir, Supian HK Perjuangkan Akses Jalan Bararawa-Sapala

RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menyerap aspirasi...

Pemko Banjarmasin Pastikan Timbangan Bank Sampah Sesuai Standar

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan alat timbang yang digunakan pengelola...