Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina secara resmi membuka Sosialisasi Pelaksanaan Kerjasama Daerah, di hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (18/12).
Sosialisasi ini dalam rangka pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 sekaligus percepatan pencapaian visi misi dan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin periode 2021–2024, yang salah satunya adalah peningkatan kerja sama dan kolaborasi antarkota, antarprovinsi, dan antarnegara.
H. Ibnu Sina menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan bagi para kepala SKPD dan jajaran terkait, untuk menggali potensi dan peluang kerja sama antardaerah dalam provinsi, maupun dalam dan luar negeri.
“Hal ini sudah kita lakukan, bahkan juga dengan negara lain, melalui lembaga-lembaga dan organisasi yang diikuti Pemerintah Kota Banjarmasin, seperti dengan Jepang melalui program Beasiswa Kaikoukai Healthcare Corporation, hingga dengan Cambridge University di Inggris,” ungkapnya.
Dirinya menginginkan kedepan ada kerja sama khusus yang dirancang untuk kemajuan Banjarmasin.
“Seperti program sister city (kota kembar) yang masih dalam rancangan, dengan masih dikaji apa manfaatnya untuk kita, hingga bagaimana bentuk kerja samanya,” jelas Ibnu.
Kerja sama dan kolaborasi antardaerah merupakan instrumen penting dalam membangun jaringan, memperoleh ide dan solusi baru, serta berbagi best practices yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.
“Mari kita saling bekerja sama, berkolaborasi, dan berinovasi untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih berkualitas di Kota Banjarmasin,” tutupnya.
Kemudian, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Ryan Utama menyebutkan, Pemerintah Kota Banjarmasin mempunyai peluang besar untuk menambah kerja sama dengan negara lain, hingga meraih lebih banyak beasiswa pada luar negeri.
“Salah satu narasumber hari ini dari Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Sekretariat Negara. Mereka mempunyai list lembaga hingga pemerintah kota di luar negeri yang bisa menawarkan kerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia. Kita ingin ambil bagian itu, kita lihat sektor mana yang bisa kerja samakan,” jelasnya. (mcbjm/jm)



Leave a comment